Danantara Merger Pabrik Gula ID Food ke Sugar Co, Target Kuasai Pasar

CNN Indonesia
Kamis, 09 Apr 2026 08:58 WIB
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengungkap merger bisnis BUMN sektor gula tengah berjalan.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengungkap konsolidasi bisnis BUMN sektor gula tengah berjalan. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA).
Jakarta, CNN Indonesia --

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengungkap konsolidasi bisnis BUMN sektor gula tengah berjalan.

Langkah yang ditempuh adalah pemindahan pabrik gula milik ID Food ke PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau Sugar Co.

"Kita ingin melakukan proses konsolidasi dengan melakukan merger, penggabungan dari (perusahaan pabrik gula yang ada di bawah) ID Food ke SGN," ujar Dony dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah konsolidasi, SGN akan difokuskan sebagai perusahaan manufaktur berbasis pertanian untuk komoditas gula. Sementara itu, ID Food akan difokuskan pada bisnis perdagangan pangan.

Dony menyebut konsolidasi ini ditargetkan selesai tahun ini. Dengan langkah tersebut, Indonesia akan memiliki satu holding pabrik gula yang menguasai sekitar 60 persen pangsa pasar nasional.

Setelah konsolidasi, ID Food akan menjadi offtaker 100 persen gula dari SGN. Pembelian dilakukan menggunakan Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat produsen sesuai Surat Edaran Bapanas Nomor 425/TS.02.02/B/06/2024.

Melalui konsolidasi ini, PT Pabrik Gula Rajawali I, PT Pabrik Gula Rajawali II, dan PT Pabrik Gula Candi Baru akan dialihkan ke PT Perkebunan Nusantara (Persero) Group melalui subholding industri gula, yakni SGN atau Sugar Co.

Saat ini, Rajawali I dan Rajawali II masing-masing dimiliki ID Food sebesar 99,9 persen, sedangkan Candi Baru sebesar 98,8 persen.

Dengan skema tersebut, akan dilakukan divestasi saham sehingga Sugar Co nantinya menguasai 99,9 persen saham Rajawali I dan Rajawali II, serta 98,85 persen saham PT PG Candi Baru.

[Gambas:Youtube]

(dhz/sfr) Add as a preferred
source on Google