Menantea Milik Jerome Polin Tutup Permanen per 25 April 2026

CNN Indonesia
Senin, 13 Apr 2026 13:43 WIB
Menantea, bisnis minuman teh kekinian yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, resmi menutup permanen seluruh gerainya pada 25 April 2026.
Menantea, bisnis minuman teh kekinian yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, resmi menutup permanen seluruh gerainya pada 25 April 2026. (Tangkapan layar instagram @jeromepolin).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menantea, bisnis minuman teh kekinian yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, resmi menutup permanen seluruh gerainya pada 25 April 2026 setelah lima tahun beroperasi.

Pengumuman penutupan permanen ini disampaikan menagemen melalui unggahan di Instagram resmi mereka @menantea.toko.

"Berat rasanya mengatakan ini. Namun, seperti yang sudah diinfokan oleh Mintea2, seluruh cabang Menantea akan resmi tutup operasional per tanggal 25 April 2026," tulis manajemen yang dikutip pada Senin (13/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menantea pun memberikan kenang-kenangan perpisahan bagi seluruh pelanggannya melalui diskon besar-besaran pada periode 10-24 April 2026.

"Sebagai penutupan perpisahan kami, dalam 15 hari terakhir ini, MenanTeam ingin memberikan kado spesial untuk kalian. Promo clearance sale, 10ribu/cup dan 15ribu/cup untuk cabang Papua," imbuh manajemen.

Pengumuman penutupan juga disampaikan oleh kakak Jerome Polin, Jehian Panangian Sijabat yang membangun bisnis tersebut bersama sang adik.

Dalam unggahannya, Jehian mengungkap selain persaingan bisnis yang makin ketat, kesalahan pemilihan partner bisnis membuat usaha pertamanya yang dirintis tersebut gagal bersaing.

"Bagi kami ini adalah perusahaan pertama. Sayangnya, kami belum siap menghadapi sisi gelap dunia bisnis. Kami kurang melakukan background research terhadap calon partner bisnis, kami tidak rutin melalukan audit internal keuangan. Seiring berjalannya waktu, kami menemukan kesalahan dalam operasional Menantea," jelasnya.

Menambahkan komentar dalam unggahan kakaknya, Jerome Polin mengungkap banyak pelajaran yang didapat dari 'anak pertamanya' ini.

"Biggest lesson: Jangan gampang percaya sama orang, meskipun keliatannya udah berpengalaman, bisa aja nilep/menipu. Pastikan kita ngerti bisnisnya, dan bikin kontrak/perjanjian yang jelas di awal," ujar Jerome Polin.

[Gambas:Youtube]

(ldy/sfr) Add as a preferred
source on Google