PLN Pastikan Pasokan Gas dan Batu Bara untuk Pembangkit Aman

CNN Indonesia
Selasa, 14 Apr 2026 12:35 WIB
PT PLN (Persero) memastikan pasokan energi primer berupa gas dan batu bara untuk pembangkit listrik dalam kondisi aman hingga April 2026. (Arsip PLN).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT PLN (Persero) memastikan pasokan energi primer berupa gas dan batu bara untuk pembangkit listrik dalam kondisi aman hingga April 2026. Hal ini tercermin dari kecukupan hari operasi pembangkit (HOP) yang masih terjaga.

Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan cadangan gas untuk pembangkit listrik saat ini berada pada level yang memadai dengan pengiriman yang telah terjadwal.

"HOP (Hari Operasi Pembangkit) untuk cadangan gas ini rata-rata sekitar 12 hari, artinya secara umum pengiriman LNG sudah terjadwal dan secara umum tidak ada kendala," ujar Darmawan saat Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI, Senin (14/4).

Selain gas, perseroan juga memastikan ketersediaan batu bara nasional untuk pembangkit listrik dalam kondisi aman. Hingga April 2026, cadangan batu bara menunjukkan tren yang positif.

"Sampai dengan April 2026, hari operasi pembangkit untuk stok batu bara nasional terjaga pada 15,9 hari operasi, dan ini mencerminkan kondisi pasokan batu bara yang aman," terangnya.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan LNG dan batu bara yang berjalan dengan baik ini tak lepas dari dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi primer bagi pembangkit listrik.

"Untuk itu kami juga mengapresiasi dukungan dari Kementerian ESDM agar tren HOP batu bara terus menunjukkan peningkatan, dan ini tentu saja dalam rangka memperkuat keandalan pasokan listrik nasional," pungkasnya.

Secara rinci, HOP Batu Bara per April 2026 di beberapa di wilayah tercatat sebagai berikut:

1. Sumatra 16,23 hari
2. Kalimantan 22,47 hari
3. Jamali 10,31 hari
4. Sulawesi 13,12 hari
5. NTB, NTT 14,59 hari
6. Ternate, Tidore 27,28 hari
7. Jayapura 47,95 hari.

(ldy/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK