Rupiah Layu ke Rp17.127 per Dolar AS Sore Ini
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.127 per dolar AS pada Selasa (14/4) sore. Mata uang Garuda melemah 22 poin atau 0,13 persen dari perdagangan sebelumnya.
Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp17.135 per dolar AS.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak di zona hijau. Yen Jepang menguat 0,24 persen, baht Thailand menguat 0,08 persen, yuan China menguat 0,20 persen, peso Filipina menguat 0,47 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,49 persen.
Dolar Singapura juga menguat 0,09 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,05 persen pada penutupan perdagangan sore ini.
Sementara itu, mata uang utama negara maju juga kompak berada di zona hijau. Tercatat euro Eropa menguat 0,23 persen, poundsterling Inggris menguat 0,03 persen, dan franc Swiss menguat 0,18 persen.
Dolar Australia menguat 0,12 persen, dan dolar Kanada juga menguat 0,18 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah ditutup melemah sendirian terhadap dolar AS, padahal mata uang regional, Asia maupun utama dunia pada umumnya menguat cukup besar menandakan sentimen domestik menjadi penyebab utama.
"Pelemahan ini menggarisbawahi sentimen yang masih sangat lemah, dan memicu outflow yang berkelanjutan. Investor juga tidak berharap banyak pada RDG BI besok yang diperkirakan akan menahan suku bunga dan mengulangi retorika yang sama," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.