DKI Gandeng Danantara Bangun Dua Pembangkit Tenaga Sampah di Jakarta

CNN Indonesia
Selasa, 05 Mei 2026 03:45 WIB
Pemprov DKI Jakarta resmi menggandeng Danantara untuk membangun dua Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) baru guna menuntaskan persoalan sampah di ibu kota. (CNN Indonesia/ Kayla Nabima).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menggandeng Danantara untuk membangun dua Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) baru guna menuntaskan persoalan sampah di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama untuk menyasar dua titik utama pengelolaan sampah ibu kota.

"Hari ini Pemerintah DKI Jakarta akan melakukan penandatanganan kerja sama dengan Danantara untuk dua lokasi pembangkit listrik tenaga sampah. Satu di Bantargebang dan satunya di Tunjungan, di Kamal Muara," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (4/5).

Ia menegaskan proyek infrastruktur ini akan melengkapi fasilitas pengolahan yang sudah ada, sehingga Jakarta nantinya memiliki total tiga mesin PLTSa yang terintegrasi.

"Sebagai komitmen Pemerintah DKI Jakarta untuk membangun PLTSa termasuk yang ada di Sunter, sehingga dengan demikian DKI Jakarta akan ada 3 pembangkit listrik tenaga sampah, ditambah dengan RDF Rorotan yang sekarang ini sebenarnya sudah beroperasi," ujar Pramono.

Sebagai langkah pelengkap agar mesin pengolahan bekerja maksimal, Pemprov DKI juga menerbitkan regulasi khusus untuk menggerakkan warga memilah sampah secara mandiri.

"Saya sudah menandatangani instruksi gubernur untuk proses pemilahan dan dalam waktu dekat kami akan bekerja sama dengan kementerian lingkungan hidup untuk deklarasi pemilahan sampah yang ada di Jakarta," ujar Pramono.

Pramono meyakini kebijakan baru tersebut telah diuji coba dan berjalan di beberapa kawasan Jakarta Utara.

"Karena ingub-nya (instruksi gubernur) sudah saya tandatangani, itu merupakan gerakan bersama dan sebagai percontohan sebenarnya sudah dimulai di Rorotan, di Cilincing dan sebagainya," ucap Pramono.

Ia juga menargetkan gerakan kesadaran lingkungan ini akan segera dieksekusi secara menyeluruh dan serentak di seluruh wilayah.

"Mudah-mudahan minggu depan gerakan ini menjadi gerakan yang masif dilakukan oleh semua kota administrasi yang ada di Jakarta," ujar Pramono.

(kna/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK