Bulog Guyur 240 Ribu Ton Jagung SPHP Demi Tekan Harga Pakan Ayam
Perum Bulog mulai menyalurkan jagung pakan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menekan lonjakan harga jagung yang membebani peternak unggas. Total jagung yang disiapkan dalam program tersebut mencapai 240 ribu ton.
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan penyaluran jagung SPHP mulai berjalan sejak pekan lalu dan difokuskan ke sentra-sentra peternakan ayam di berbagai daerah.
"Untuk SPHP jagung sejak kemarin hari Sabtu kami sudah luncurkan ke seluruh tanah air, khususnya di sentra-sentra peternakan ayam maupun peternakan-peternakan yang lain, untuk mengurangi kenaikan harga jagung yang terlalu tinggi," ujar Rizal dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bulog, Jakarta Selatan, Senin (11/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut jagung SPHP dijual dengan harga Rp5.500 per kilogram (kg) sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
"240 ribu ton untuk SPHP jagung sudah. Harganya Rp5.500 per kilonya, sesuai dengan HET," katanya.
Selain penyaluran jagung SPHP, Bulog juga mencatat serapan jagung nasional tahun ini hampir 300 ribu ton. Menurut Rizal, angka tersebut menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
"Serapan jagung sekarang sudah hampir 300 ribu ton dan ini juga capaian yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka," ujarnya.
Rizal mengatakan stok jagung Bulog tahun lalu hanya sekitar 102 ribu ton, jauh di bawah capaian saat ini.
Adapun program SPHP jagung mulai dijalankan di tengah tekanan yang dialami peternak unggas akibat turunnya harga ayam hidup dan telur di tingkat produsen.
Berdasarkan pantauan Badan Pangan Nasional (Bapanas), rata-rata harga ayam pedaging hidup per 3 Mei 2026 berada di level Rp23.401 per kg. Angka tersebut berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) tingkat produsen sebesar Rp25 ribu per kg.
Harga ayam hidup juga tercatat menurun dibanding awal April yang berada di kisaran Rp23.696 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada harga telur ayam ras di tingkat produsen. Harga rata-rata telur tercatat Rp24.890 per kg per 3 Mei, turun dari awal April sebesar Rp25.642 per kg. Padahal pemerintah menetapkan HAP telur ayam ras sebesar Rp26.500 per kg.
Untuk membantu meringankan biaya produksi peternak, Bapanas bersama Bulog mulai menyalurkan SPHP jagung pakan dengan harga Rp5.500 per kg. Program tersebut dijalankan setelah harga jagung dinilai melampaui HAP di tingkat peternak dan konsumen sebesar Rp5.800 per kg.
Bapanas menargetkan program SPHP jagung pakan menyasar lebih dari 5.000 peternak mikro, kecil, dan menengah di 26 provinsi dengan total populasi sekitar 53 juta ekor unggas.
Pada tahap awal, penyaluran jagung SPHP diperkirakan mencapai sekitar 213,1 ribu ton.
as a preferred source on Google