IHSG Jatuh Menembus Level 5.000 Pagi Ini

CNN Indonesia
Jumat, 22 Mei 2026 09:28 WIB
IHSG dibuka melemah pada perdagangan Jumat (22/5) pagi ini, bahkan sempat turun hingga menyentuh level 5.000 pada awal perdagangan. (Foto: CNNIndonesia/Adi ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (22/5) pagi ini, bahkan sempat turun hingga menyentuh level 5.000 pada awal perdagangan.

Melansir RTI Business per pukul 09.17 WIB, indeks terpantau turun 20,30 poin atau 0,33 persen ke 6.074. Sebanyak 221 saham menguat, sementara 362 saham melemah, dan 145 saham bergerak stagnan.

Hari ini, IHSG dibuka turun ke 6.065 dan sempat bergerak ke posisi tertinggi harian di 6.079, sementara level terendah di 5.966.

Nilai kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.533 triliun. Sementara volume perdagangan mencapai 6,20 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,87 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 314.930 kali transaksi.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih akan berada dalam tekanan pada Jumat ini setelah terkoreksi tajam dan menutup area gap yang sebelumnya terbentuk.

"Kami memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan dengan area koreksi berikutnya di kisaran 5.899-5.999," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.996, 5.899 dan resistance 6.318, 6.459 hari ini. 

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berada dalam tekanan setelah menutup penuh gap di area 6.092-6.148 disertai sinyal bearish pada perdagangan sebelumnya.

"Jika IHSG turun di bawah 5.911, pelemahan berpotensi berlanjut menuju 5.700. Namun peluang rebound jangka pendek masih terbuka selama indeks bertahan di atas 5.967," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 5.911, 5.673, dan 5.439 dan resistance 6.459, 6.755, dan 7.001 hari ini

(dhz/pta)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK