Prabowo Siapkan Sentra Budidaya Ikan di Berbagai Daerah
Presiden Prabowo Subianto menyiapkan pembangunan sentra budidaya perikanan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi pangan berprotein sekaligus mendongkrak devisa negara.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan, Kebumen, Sabtu (23/5).
"Hari ini saya hadir menyaksikan panen raya udang di proyek ini. Sudah tiga tahun, dan panennya sekarang sudah hasilnya sudah tingkat tertinggi, tingkat dunia. Jadi sangat menjanjikan," ujar Prabowo dalam sambutannya.
Ia mengungkapkan, proyek tambak udang tersebut mampu menghasilkan hingga 40 ton per hektare dengan harga jual mencapai Rp70 ribu per kilogram.
"Tadi saya diberi laporan, satu hektare bisa menghasilkan 40 ton. Luar biasa 40 ton ya dan harganya sangat bagus," imbuhnya.
Prabowo mengatakan, pemerintah kini tengah memperluas pembangunan kawasan budidaya perikanan ke sejumlah wilayah lain di Indonesia.
Ia menyebut, pemerintah sedang membangun kawasan tambak seluas 2 ribu hektare di Waingapu, kemudian 200 hektare di Gorontalo, serta kawasan budidaya ikan seluas 14 ribu hektare di wilayah Pantai Utara Jawa Barat.
Pemerintah, tegasnya, akan terus mempercepat pembangunan proyek-proyek produktif yang mampu menghasilkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
"Di daerah-daerah seluruh, kita mulai sekarang menambah, kita akan bangun proyek-proyek produktif yang menghasilkan protein untuk rakyat kita dan juga untuk dijual ke luar negeri supaya kita bisa dapat devisa," jelasnya.
Prabowo mengaku telah memberikan arahan khusus kepada jajaran kabinet agar hanya mendukung program-program yang produktif. Program yang bisa dijalankan harus memenuhi tiga syarat, seperti menciptakan lapangan kerja, menghasilkan nilai tambah, dan menambah penghasilan masyarakat.