Bos BP Dipecat Usai Diam-diam Bertemu Investor Aktivis

CNN Indonesia
Jumat, 29 Mei 2026 09:45 WIB
The headquarters of BP (British Petroleum) are seen, in Aberdeen, Scotland on January 21, 2015. On the docks in Aberdeen, oil workers put a brave face on hundreds of job cuts linked to sinking crude prices while union leaders warn that the worst is y
Chairman BP Albert Manifold dipecat mendadak setelah kurang dari delapan bulan menjabat sebagai bos di perusahaan raksasa migas Inggris tersebut. (Foto: AFP/ANDY BUCHANAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Chairman BP Albert Manifold dipecat mendadak setelah kurang dari delapan bulan menjabat sebagai bos di perusahaan raksasa migas Inggris tersebut.

Usai pemecatan Manifold, saham BP anjlok hingga 9 persen dan menjadi pukulan bagi upaya manajemen untuk membuktikan bahwa perusahaan telah kembali stabil.

Manajemen BP menyebut penyebab pemecatan Manifold terkait masalah tata kelola dan perilaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada Reuters, dua sumber yang mengetahui pemecatan itu menyebut Manifold diam-diam bertemu dengan pemegang saham aktivis Elliott Management, tanpa memberi tahu langsung anggota dewan lainnya.

Pertemuan Manifold dengan Elliott itu menambah daftar keluhan mengenai perilaku intimidatif terhadap staf eksekutif maupun pegawai level bawah yang membuat dewan direksi khawatir, menurut sumber.

Interaksi Manifold dengan Elliott secara teknis tidak melanggar aturan tertentu dan bukan alasan utama pemecatannya. Namun, pertemuan itu dianggap sebagai contoh tindakan sepihak dan tidak beritikad baik terhadap anggota dewan lainnya, kata salah satu dari dua sumber tersebut.

Seluruh interaksi dengan pemegang saham seharusnya dilaporkan kepada dewan sebagai bagian dari pembaruan rutin hubungan investor, kata satu sumber lain yang mengetahui masalah itu.

Pertemuan dengan Elliott sebenarnya tidak disembunyikan dari perusahaan. Sebab, Manifold telah memberi tahu tim hubungan investor BP bahwa ia beberapa kali bertemu Elliott.

Selasa lalu, empat sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Manifold bersikap agresif terhadap berbagai kolega di perusahaan sehingga posisinya menjadi tidak dapat dipertahankan. Perusahaan kini menunjuk Ian Tyler sebagai chairman sementara.

Juru bicara Manifold tidak memberikan komentar resmi terkait pertemuan dengan Elliott. Senada, Elliott juga tidak menanggapi permintaan komentar terkait pertemuan dengan Manifold.

Hedge fund aktivis asal AS, Elliott, tahun lalu mengungkap memiliki lebih dari 5 persen saham, kemudian sejak itu belum memberikan pembaruan publik mengenai besaran kepemilikannya.

Elliott ingin BP memangkas biaya, mengalihkan fokus dan belanja dari proyek energi terbarukan ke minyak dan gas, serta menyederhanakan struktur organisasi perusahaan.

Manifold sendiri ingin mempercepat restrukturisasi BP, yang dalam beberapa bulan terakhir telah menerapkan sebagian besar perubahan tersebut.

Ia mengatakan pemecatannya dilakukan tanpa peringatan. Ia juga membantas pelengseran ini terkait perilaku menegaskan siap melawan setiap narasi palsu.

"Apakah mungkin, dalam tekad saya mendorong perubahan terkait biaya, kinerja, neraca, dan komunikasi pemegang saham, saya terlalu keras dan menantang orang secara langsung? Ya, mungkin saja," katanya dalam sebuah pernyataan pada Kamis (28/5).

"Yang tidak saya terima adalah kebohongan tentang diri saya, maupun orang-orang yang bersembunyi di balik anonimitas saat mengomentari masa kerja saya di BP," tambahnya.

Juru bicara Manifold menolak berkomentar pada Kamis terkait langkah apa pun yang mungkin akan diambil terhadap BP.

Kepergian Manifold menjadi pengunduran diri mendadak atau pemecatan paksa ketiga terhadap petinggi BP dalam tiga tahun terakhir setelah mantan CEO Bernard Looney dan Murray Auchincloss juga disingkirkan.

Langkah pemecatan ini memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan perusahaan menjalankan strategi pemulihan untuk mendapat dukungan investor.

BP merekrut Manifold tahun lalu untuk mengawasi upaya memulihkan kepercayaan investor setelah bertahun-tahun perubahan strategi dan kepemimpinan, serta tingginya utang perusahaan. Ia menggantikan Helge Lund.

[Gambas:Video CNN]

(pta) Add as a preferred
source on Google