ESDM Bidik 173.853 Pelanggan Baru Lewat Program Listrik Desa dan BPBL

CNN Indonesia
Jumat, 05 Jun 2026 12:01 WIB
Kementerian ESDM menargetkan penambahan 173.853 pelanggan baru melalui program Listrik Desa (Lisdes) dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) sepanjang 2026. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian ESDM menargetkan penambahan 173.853 pelanggan baru melalui program Listrik Desa (Lisdes) dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) sepanjang 2026. Jumlah ini meningkat dari 2025 target 2025 sebanyak 1.285 lokasi dan 77.616 calon pelanggan.

Menurut Tri, target program Lisdes dan BPBL tersebut sudah disusun dalam peta jalan nasional periode 2025-2029. Tujuannya untuk menuntaskan pemerataan akses listrik secara berkelanjutan.

"Target tahun 2026 meningkat menjadi 2.065 lokasi atau naik 40 lokasi dengan potensi calon pelanggan sebesar 173.853," ujar Tri dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI, Kamis (4/6).

Lalu, pada 2027, pemerintah menargetkan kedua program tersebut bisa menjangkau 2.759 lokasi dengan 215.108 pelanggan.

Kemudian, pada 2028 ditargetkan menjangkau 1.735 lokasi dan 2029 diharapkan dapat menjangkau 1.942 lokasi.

Demi mencapai target ini, pemerintah telah menetapkan empat strategi yang sesuai dengan kondisi wilayah. Di mana terdiri dari perluasan jaringan atau grid, kemudian mini-grid, PLTS individual dan baterai, dan terakhir dengan bantuan pasang baru listrik.

Sementara itu, untuk anggaran dari program Lisdes 2026 telah ditetapkan sebesar Rp10,3 triliun yang terdiri dari rupiah murni reguler Rp994 miliar dan anggaran tambahan sekitar Rp9,3 triliun.

"Kami perlu informasikan terkait dengan tantangan yang kami hadapi, yaitu lokasi pembangunan Lides ini berada pada wilayah timur, terdepan dan terluar, di mana penyelesaian pembangunan program Lisdes membutuhkan waktu yang relatif lebih panjang," pungkasnya.

(ldy/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK