Purbaya Heran Mencuat Isu Mundur dari Menkeu: Saya Sukanya Maju

CNN Indonesia
Jumat, 05 Jun 2026 17:18 WIB
Menkeu Purbaya berjalan usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Purbaya Yudhi Sadewa heran ada yang mengisukan dirinya bakal mundur dari jabatan Menteri Keuangan. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia --

Purbaya Yudhi Sadewa heran ada yang mengisukan dirinya bakal mundur dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu).

Sang Bendahara Negara mengaku tidak mengetahui asal-usul isu tersebut. Ia menegaskan tetap berkomitmen menjalankan tugas sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Saya sukanya maju. Jadi enggak itu (mundur). Gimana ya, saya enggak tahu gosip itu dari mana mulai timbul," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tuh orangnya enggak suka mundur. Saya sukanya maju," ujar Purbaya sambil tertawa dan meragakan jalan maju ke depan.

Menurut dia, informasi yang beredar dalam sebuah selebaran yang ramai dibahas publik tidak sepenuhnya benar.

Selebaran yang beredar itu menunjukkan sejumlah rumor atau hasil sumber anonim di kalangan Bank Indonesia (BI), di antaranya menyebutkan Purbaya yang menilai Gubernur BI Perry Warjiyo terlalu konservatif dalam melakukan intervensi pasar untuk menahan pelemahan rupiah.

Bahkan, dalam selebaran itu disebut Purbaya pernah mengusulkan kepada Prabowo agar Thomas Djiwandono menjadi Gubernur BI.

Namun, Prabowo disebut menolak usulan tersebut karena khawatir pasar akan bereaksi negatif mengingat Thomas adalah keponakannya.

Purbaya mengatakan sebagian informasi dalam dokumen tersebut memang betul, tetapi sebagian lainnya telah dipelintir.

"Enggak ada isu itu. Mungkin kurang beralasan. Saya juga baca tuh selebarannya kan yang kertas putih itu. Sebagian informasinya betul, tapi sebagian juga salah. Jadi orang pintar memang twist informasi di situ, jadi kelihatannya betul," ujarnya.

Ia menjelaskan dirinya mengetahui konteks sebenarnya karena ikut dalam sejumlah rapat yang disebut dalam dokumen tersebut bersama Prabowo.

Oleh karena itu, ia menilai isu tersebut sengaja dibangun dengan mencampurkan fakta dan rumor, sehingga bisa mengguncang pasar.

"Karena di setiap kertas yang kalimat di situ, saya ikut rapatnya dengan Bapak Presiden, tapi sebagian di-twist. Tapi seru lah. Buat guncang-guncang pasar kali," ujar Purbaya.

Purbaya kembali menegaskan tidak ada rencana dirinya meninggalkan kursi Menteri Keuangan.

Ia memastikan akan terus menjalankan tugas dan mengikuti perintah Prabowo.

"Enggak (mundur). Kita ikut perintah Bapak Presiden terus. Jadi komitmennya kuat, maju terus," ujar Purbaya.

Pada Kamis (4/5), Purbaya buka suara menjawab rumor yang menyebut dirinya mundur dari Kabinet Merah Putih.

Rumor pengunduran diri Purbaya ramai beredar di kalangan wartawan. Namun, ia membantah kabar mundur tersebut.

"Tidak," kata Purbaya melalui pesan singkat WhatsApp kepada CNNIndonesia.com.

Pada kesempatan sama Purbaya juga membantah soal rumor akan digeser menjadi gubernur Bank Indonesia (BI) di tengah pelemahan rupiah yang menembus level Rp18 ribu per dolar AS.

"Tidak benar," balasnya singkat.

[Gambas:Youtube]

(dhz/sfr) Add as a preferred
source on Google