Efek Hilirisasi, Ekonomi Halmahera Meroket hingga Pendidikan Gratis

CNN Indonesia
Selasa, 09 Jun 2026 20:58 WIB
Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji sebut program hilirisasi dongkrak Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 1.500 persen. (FOTO:Tangkapan layar Youtube CNNIndonesia).
Jakarta, CNN Indonesia --

Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji mengungkapkan program hilirisasi telah mendorong lonjakan signifikan terhadap perekonomian daerahnya. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Halmahera Tengah tercatat meningkat hingga 1.500 persen sejak industri pengolahan nikel berkembang di wilayah tersebut.

Ikram mengatakan sebelum hilirisasi berjalan, nilai PDRB Halmahera Tengah hanya berada di kisaran Rp3,9 triliun. Namun setelah investasi industri pengolahan nikel masuk, nilainya melonjak menjadi Rp54,8 triliun.

"Sebelum hilirisasi, investasi itu hanya Rp3,9 triliun, PDRB-nya. Tapi begitu masuk pada hilirisasi, itu menjadi Rp54,8 triliun. Itu artinya ada 1.500 persen atau kenaikan 16 kali. Itu dari aspek ekonomi," kata Ikram dalam acara Prime News CNN Indonesia TV, Selasa (9/6).

Meski demikian, Ikram menilai keberhasilan hilirisasi tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi. Pemerintah daerah juga harus memastikan manfaat industri bisa dirasakan masyarakat di seluruh wilayah, bukan hanya di sekitar kawasan industri.

Kondisi tersebut kemudian membuat dana bagi hasil yang diterima daerah digunakan untuk berbagai program sosial, seperti insentif bagi ibu hamil dan ibu menyusui sebesar Rp1 juta per bulan, bantuan untuk orang tua tunggal dan lansia Rp500 ribu per bulan, hingga pemberian beasiswa.

"Saya berikan beasiswa, dan pendidikan gratis itu mulai dari PAUD sampai S3," pungkas Ikram.

(ldy/ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK