Kisah Nasabah PNM Lampung yang Gerakkan Perempuan untuk Berani Berdaya

PNM | CNN Indonesia
Jumat, 12 Jun 2026 18:45 WIB
PNM
(Foto: dok PNM)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nasabah Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Lampung, Dian, membuktikan bahwa usaha bisa menjadi ruang untuk membuka kesempatan bagi perempuan lain agar ikut berdaya.

Usaha Dian, Dapur Female pun menjadi tempat bagi banyak perempuan untuk belajar, bekerja, dan tumbuh bersama. Dengan sebagian besar ibu-ibu yang terlibat merupakan nasabah PNM Mekaar, Dapur Female berkembang jadi ruang pemberdayaan yang dekat dengan semangat kebersamaan para perempuan pengusaha ultra mikro.

"Ibu-ibu yang bekerja di Dapur Female ini sekitar 70 persen rata-rata adalah nasabah PNM Mekaar," ujar Dian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kisah pemberdayaan Dian tidak berhenti di lingkungan usahanya. Ia juga pernah diajak oleh dinas setempat untuk hadir di sebuah wilayah dengan tingkat praktik tuna susila yang cukup tinggi. Di sana, Dian berbagi kemampuan yang dimiliki, mulai dari cara membuat kue dan jajanan pasar, hingga membuka peluang usaha sederhana.

Ia mengaku, proses tersebut tak selalu mudah. Dian sempat menghadapi penolakan dari sebagian penghuni di wilayah tersebut. Namun ia tetap berusaha hadir dengan pendekatan yang sabar dan membangun kepercayaan dan perlahan, memunculkan perubahan.

"Tantangannya cukup berat karena awalnya ada penolakan, tapi alhamdulillah dari kelompok itu ada dua orang yang sekarang sudah punya toko kue sendiri," tuturnya.

Menurutnya, kedua orang yang awalnya berjualan keliling menggunakan motor, kini sudah memiliki toko kue sendiri.

Melalui pendampingan PNM, Dian merasakan bahwa modal usaha bukan hanya berbentuk pembiayaan. PNM menghadirkan tiga modal penting bagi nasabah, yaitu modal finansial, modal intelektual, dan modal sosial.

Modal finansial membantu nasabah mengembangkan usaha, modal intelektual hadir melalui pembelajaran dan peningkatan kapasitas, sementara modal sosial tumbuh melalui jejaring kelompok yang membuat nasabah saling mengenal, mendukung, dan menguatkan.

Pendekatan berbasis kelompok dalam PNM Mekaar juga menjadi ruang penting bagi perempuan prasejahtera untuk membangun kepercayaan diri. Pertemuan kelompok pun menjadi wadah berbagi cerita, pengalaman usaha, serta dukungan moral dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Dari Dapur Female di Lampung, Dian menunjukkan bahwa usaha ultra mikro dapat menjadi pintu perubahan, termasuk bagi para perempuan yang ikut bekerja, belajar, dan menemukan kembali keberanian untuk membangun masa depan yang lebih berdaya.

PNM terus berkomitmen mendampingi perempuan prasejahtera pengusaha ultra mikro melalui pembiayaan, pendampingan, dan penguatan jejaring sosial berbasis kelompok. PNM meyakini, ketika satu perempuan berdaya, akan ada peluang bagi perempuan lainnya untuk tumbuh bersama.

(rea/rir) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]