KNEKS Tunjukkan Perkembangan Ekonomi Syariah RI di Forum AFLP

TIM | CNN Indonesia
Senin, 15 Jun 2026 19:10 WIB
KNEKS menyatakan bahwa Indonesia terus menunjukkan kemajuan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. (Foto: Arsip Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) berpartisipasi di Asian Financial Leaders Programme (AFLP) 2026 yang digelar Lembaga Management Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LM FEB UI)-Singapore Management University (SMU) pada Kamis (11/6).

AFLP merupakan forum strategis yang mempertemukan para pimpinan senior lembaga keuangan dari berbagai negara di Asia untuk bertukar wawasan mengenai perkembangan sektor keuangan global dan regional.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS sekaligus Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Sutan Emir Hidayat, menyampaikan materi bertajuk "Opportunities and Challenges in Islamic Finance: The Operations of Islamic Banking in Indonesia".

Dalam paparannya, ia menjelaskan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di RI.

"Potensi pasar halal global yang terus berkembang, serta peran strategis keuangan syariah dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," katanya dalam rilis.

Emir kemudian menyampaikan bahwa Indonesia terus menunjukkan kemajuan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Lebih lanjut, Emir memaparkan sejumlah peluang pengembangan industri keuangan syariah, antara lain peningkatan literasi masyarakat, percepatan transformasi digital, serta penguatan sinergi antara keuangan komersial dan keuangan sosial syariah.

Di sisi lain, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi, seperti penguatan infrastruktur teknologi, inovasi produk, peningkatan kapasitas permodalan, dan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang keuangan syariah.

Pada kesempatan tersebut, Emir juga memperkenalkan Sharia Restricted Investment Account (SRIA), yaitu instrumen investasi syariah berbasis bagi hasil yang berorientasi pada pembiayaan sektor riil.

(asa)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK