IHSG Berpeluang Ngegas di Awal Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Senin (22/6).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, meski potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai.
"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.328-6.545, namun tetap cermati peluang koreksi ke kisaran 6.127-6.161," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.784, 5.594 dan resistance 6.286, 6.459 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BUVA, EMAS, ESSA, dan GGRM.
Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan selama mampu bertahan di atas level support 6.007.
"Jika support 6.007 tetap terjaga, IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan menuju 6.545. Namun jika ditembus ke bawah, indeks berisiko memasuki fase koreksi," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.007, 5.722, 5.519 dan 5.314 dan resistance 6.312, 6.545, 6.835, dan 7.207 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BMRI, BRPT, dan TLKM.
IHSG ditutup di level 6.177 pada perdagangan Jumat (19/6) sore. Indeks saham menguat tipis 4,79 poin atau 0,08 persen dari perdagangan sebelumnya.
Lihat Juga :REKOMENDASI SAHAM Bisa Jadi Pendulang Cuan, Intip Saham Pilihan Analis Pekan Ini |
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp25,76 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,68 miliar saham dan frekuensi pembelian 1,73 kali transaksi.
Pada penutupan IHSG pekan lalu, 332 saham menguat, 342 terkoreksi, dan 141 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.