Stasiun KRL JIS Beroperasi, dari Jakarta Kota ke Stadion Cuma 10 Menit
Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS) resmi beroperasi mulai Senin (22/6).
Kehadiran stasiun baru ini membuka akses transportasi publik langsung menuju kawasan JIS sekaligus menambah pilihan mobilitas masyarakat yang ingin beraktivitas di kawasan Jakarta Utara.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan Stasiun JIS melayani lintas KRL Jakarta Kota-Tanjung Priok atau yang dikenal sebagai Pink Line. Stasiun tersebut berada di antara Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Stasiun JIS hadir di pink line yang kita kenal lintas KRL Jakarta Kota-Tanjung Priok, tepatnya di antara Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priuk, membuka akses langsung bagi masyarakat menuju kawasan Jakarta International Stadium," kata Dudy saat peresmian operasional Stasiun JIS di Jakarta Utara, Senin (22/6), melansir detikfinance.
Menurutnya, keberadaan stasiun tersebut juga terhubung dengan jaringan KRL yang lebih luas melalui Stasiun Kampung Bandan dan Jakarta Kota sehingga menjadi bagian dari sistem transportasi publik terintegrasi di Jabodetabek.
"Melalui koneksi di Kampung Bandan dan Jakarta Kota, stasiun ini juga berhubung ke jaringan KRL yang lebih luas dan menjadikannya bagian dari ekosistem transportasi publik Jabodetabek yang terintegrasi," ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan peresmian Stasiun JIS bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta. Menurutnya, stasiun tersebut akan memperluas akses masyarakat menuju kawasan JIS, baik untuk menonton pertandingan olahraga, konser, maupun berwisata ke kawasan Ancol.
"JIS-Ancol bisa kita koneksikan, kemudian tempat ini nantinya siapapun yang nonton konser, nonton sepak bola, mau ke Ancol, pilihannya apakah naik KRL atau naik TransJabodetabek atau TransJakarta," kata Pramono.
Lihat Juga : |
Kehadiran Stasiun JIS juga melengkapi jaringan transportasi publik menuju kawasan stadion yang selama ini telah dilayani sejumlah rute TransJakarta dan TransJabodetabek. Dengan tambahan akses KRL, masyarakat kini memiliki lebih banyak opsi perjalanan menuju kawasan JIS tanpa bergantung pada kendaraan pribadi.
Meski sudah beroperasi, Stasiun JIS saat ini masih memiliki keterbatasan. Berdasarkan pantauan di lokasi, stasiun tersebut baru memiliki satu peron sehingga hanya melayani perjalanan dari arah Tanjung Priok menuju Jakarta Kota.
Artinya, penumpang yang ingin bepergian dari Jakarta Kota ke arah Tanjung Priok belum dapat turun langsung di Stasiun JIS karena layanan untuk arah sebaliknya masih belum tersedia.
Selain itu, sebagian bangunan stasiun juga masih bersifat semi permanen. Sejumlah fasilitas pelayanan seperti ruang kepala stasiun, musala, serta toilet pria, wanita, dan difabel sudah tersedia dan dapat digunakan. Namun beberapa fasilitas operasional masih menempati bangunan modular dan peti kemas yang dimodifikasi sebagai sarana sementara.
Meski demikian, Dudy memastikan stasiun tersebut sudah aktif melayani penumpang.
"Hari ini stasiun ini sudah aktif dan sudah bisa melayani penumpang. Jadi jarak dari ujung ke ujung kurang lebih sekitar 15 menit. Dari Stasiun JIS sekitar 10 menit ke Kota. Jadi sudah aktif dan semakin akan kita kembangkan bahwa ini sebagai stasiun permanen," ujarnya.
Kemenhub menargetkan pembangunan Stasiun JIS secara permanen dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu tahun ke depan.
"Kita harapkan dalam satu tahun ke depan pembangunan juga sudah selesai," kata Dudy.
Meski belum merinci pengembangan yang akan dilakukan, proyek lanjutan tersebut diharapkan dapat menyempurnakan fasilitas stasiun sekaligus meningkatkan kapasitas layanan bagi penumpang.
Dengan mulai beroperasinya Stasiun JIS, akses menuju stadion berkapasitas lebih dari 80 ribu penonton itu kini semakin mudah. Pengunjung dapat menggunakan KRL dari Jakarta Kota maupun jaringan KRL Jabodetabek lainnya melalui transit di Kampung Bandan sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan JIS.
(del/pta) Add
as a preferred source on Google
