Pollux Group Ungkap Hotel Ramah Lingkungan Kian Dilirik Wisatawan

CNN Indonesia
Selasa, 23 Jun 2026 17:15 WIB
PT Pollux Hotels Group Tbk menilai konsep hotel ramah lingkungan (green hotel) kini semakin menjadi pertimbangan turis dalam memilih akomodasi selama berlibur. (Dok. CNN Indonesia).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pollux Hotels Group Tbk menilai konsep hotel ramah lingkungan atau green hotel kini semakin menjadi pertimbangan wisatawan dalam memilih akomodasi selama berlibur.

Presiden Direktur PT Pollux Hotels Group Tbk Handojo Koentoro Setiadi mengatakan tren tersebut menjadi salah satu alasan perusahaan terus memperkuat komitmen keberlanjutan, termasuk melalui kolaborasi strategis dengan operator hotel global Accor Group yang diteken pada Selasa (23/6).

Menurut Handojo, kesadaran wisatawan terhadap aspek lingkungan semakin meningkat sehingga standar keberlanjutan menjadi salah satu faktor yang diperhatikan sebelum memesan hotel.

"Kami barusan juga mendengar dari Accor, salah satu poin pemilihan mereka akan bermalam di mana itu adanya poin green," ujar Handojo usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pollux Hotels Group dan Accor di World Capital Tower, Jakarta.

Ia mengatakan wisatawan saat ini tidak hanya mempertimbangkan lokasi maupun fasilitas hotel, tetapi juga memperhatikan apakah properti tersebut menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan.

"Masyarakat sekarang pun kalau mau memilih vacation, bermalam di mana pun mereka cek dulu. Hotel ini masuk green atau tidak. Kalau tidak, itu terlewatkan," katanya.

Handojo menilai perubahan preferensi tersebut menunjukkan bahwa penerapan prinsip keberlanjutan tidak lagi sekadar menjadi nilai tambah, melainkan mulai menjadi kebutuhan dalam industri perhotelan.

Karena itu, Pollux berupaya menerapkan konsep keberlanjutan di berbagai aset properti yang dimiliki perusahaan.

"Untuk kondisi ini kita terapkan juga di seluruh gedung-gedung kami nantinya dan itu mempunyai dampak yang sangat luas positifnya," ujarnya.

Selain faktor keberlanjutan, Handojo menilai industri hospitality Indonesia masih memiliki prospek yang besar. Ia menyebut Indonesia memiliki populasi sekitar 280 juta jiwa dengan pergerakan wisatawan domestik mencapai sekitar 120 juta perjalanan. Di sisi lain, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia juga mencapai sekitar 20 juta orang.

Menurut dia, besarnya pasar tersebut mendorong Pollux untuk menggandeng Accor yang telah beroperasi lebih dari 30 tahun di Indonesia guna memperkuat daya saing perusahaan di tengah perubahan tren wisatawan.

"Makanya kami tidak segan-segan untuk menggandeng dan berkolaborasi dengan Accor yang ada di Indonesia," kata Handojo.

Melalui kemitraan strategis tersebut, Pollux berharap dapat memperkuat kualitas operasional hotel, memperluas akses pasar internasional, serta menjawab tuntutan wisatawan yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan dalam memilih akomodasi.

(lau/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK