Rupiah Ditutup Perkasa ke Rp17.851 per Dolar AS Sore Ini

CNN Indonesia
Senin, 29 Jun 2026 15:48 WIB
Analis mengatakan penguatan rupiah terjadi seiring membaiknya sentimen pasar setelah muncul laporan AS dan Iran menahan diri dan melanjutkan pembahasan damai. (FOTO:CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp17.851 per dolar AS pada perdagangan Senin (29/6). Mata uang Garuda menguat 71 poin atau 0,40 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Penguatan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang turut menguat terhadap dolar AS. Yuan China terapresiasi 0,12 persen, peso Filipina naik 0,22 persen, dan ringgit Malaysia menguat 0,56 persen.

Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia masih berada di zona merah. Yen Jepang melemah 0,05 persen, won Korea Selatan terdepresiasi 0,53 persen, dan dolar Hong Kong turun 0,01 persen.

Sementara itu, mata uang utama negara maju bergerak bervariasi. Euro Eropa menguat 0,17 persen, poundsterling Inggris naik 0,09 persen, dolar Kanada terapresiasi 0,04 persen, serta franc Swiss menguat 0,11 persen. Sebaliknya, dolar Australia terkoreksi 0,01 persen.

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah terjadi seiring membaiknya sentimen pasar setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran akan menahan diri untuk sementara waktu serta melanjutkan pembicaraan sesuai rencana.

"Rupiah dan mata uang regional maupun utama dunia umumnya menguat terhadap dolar AS setelah laporan bahwa AS dan Iran akan 'menahan diri untuk sekarang' dan pembicaraan masih berjalan sesuai rencana," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Senin (29/6).

(lau/ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK