Taspen Terima Penghargaan Silver Winner di Ajang IDEAS 2026

Taspen | CNN Indonesia
Selasa, 14 Jul 2026 15:00 WIB
(Foto: dok Taspen)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Taspen (Persero) menerima penghargaan Silver Winner dari PR Indonesia pada The 5th Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (9/7). Penghargaan diberikan atas keberhasilan korporasi memperjuangkan kesetaraan kesempatan kerja internal, serta menyediakan pelayanan publik yang ramah bagi kelompok disabilitas.

Untuk pertama kalinya, program inklusi disabilitas Taspen memenangkan penghargaan tertinggi di ajang IDEAS sejak kompetisi ini digulirkan. Apresiasi tertinggi pada kategori DEI Communication Program (Sub Kategori Disability Inclusion) ini diserahkan langsung oleh Direktur PT Media PR Indonesia, F. Sutedjo, kepada perwakilan Taspen, Rizky Bachrudin.

Corporate Secretary Taspen, Henra, menyatakan bahwa Taspen memandang kesetaraan bukan sekadar pemenuhan kuota regulasi, melainkan ruang aman untuk menghargai keberagaman talenta internal, serta memastikan hak pelayanan yang inklusif dan setara bagi seluruh peserta pensiunan.

"Apresiasi ini memperkuat peran Taspen dalam mengintegrasikan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) serta Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam jantung operasional perusahaan," kata Henra.

Keunggulan implementasi program ini tercermin melalui kisah Mega Mandrayani, seorang pegawai disabilitas yang kini menjabat sebagai Pejabat Struktural di Bagian Umum Kantor Cabang (KC) Taspen. Bertugas di lini operasional umum, Mega bertanggung jawab memimpin tata kelola administrasi internal kantor cabang, mengoordinasikan pemeliharaan sarana prasarana, hingga memastikan kelancaran logistik operasional demi kenyamanan para pensiunan.

Keberhasilan Mega menyabet predikat Karyawan Teladan selama dua tahun berturut-turut sebagai pejabat struktural merupakan buah dari ekosistem kerja Taspen. Mega mengakui bahwa dirinya mampu mengeluarkan potensi terbaiknya karena merasa nyaman dengan budaya perusahaan yang menolak keras segala bentuk pembedaan atau diskriminasi.

Di lingkungan TASPEN, seluruh talenta mendapat peluang setara untuk menyampaikan gagasan, serta mendapat penilaian murni berdasarkan kapasitas profesional, kompetensi, dan kinerja objektif.

Secara institusional, narasi "No One Left Behind" yang diusung Taspen dinilai unggul oleh Dewan Juri IDEAS 2026 karena ditopang dua pilar gerakan, yakni inklusi internal dan eksternal.

Pada inklusi internal, Taspen sejak tahun 2019-2025 secara berkelanjutan membuka akses lapangan kerja profesional bagi kelompok disabilitas yang kini mencakup 15 pegawai aktif yang terdiri dari 7 perempuan dan8 laki-laki, dengan jaminan karier hingga menempatkan 2 pegawai disabilitas pada posisi pejabat struktural perusahaan.

Budaya kerja adaptif ini juga mengantar Taspen menembus daftar Top 15 Tempat Kerja Terbaik di Indonesia versi LinkedIn Top Companies 2025.

Sementara pada inklusi eksternal, Taspen secara masif menghadirkan infrastruktur ramah disabilitas, baik di Kantor Pusat maupun seluruh Kantor Cabang se-Indonesia. Fasilitas meliputi formulir permohonan klaim dan informasi publik berformat huruf Braille, lift penunjang, jalur landai (ramp), toilet khusus, hingga kesiapan petugas garda depan (frontliner) yang dibekali kompetensi dan empati tinggi.

Atas inovasi pemenuhan hak informasi publik ini, Taspen sebelumnya sukses mengantongi Penghargaan Layanan Informasi Ramah Disabilitas dari Komisi Informasi Pusat (KIP).

Penghargaan IDEAS 2026 dinilai memperkokoh posisi Taspen sebagai Center of Excellence dalam penyelenggaraan jaminan sosial nasional. Predikat tersebut dibuktikan melalui keberhasilan korporasi menciptakan standar baru (benchmarking) tata kelola inklusi disabilitas yang adaptif, inovatif, dan terukur.

Kini, Taspen menjadi inkubator praktik terbaik (best practice) bagi instansi lain dalam mengintegrasikan strategi komunikasi publik yang transparan dengan aksi pemenuhan hak asai manusia yang nyata. Melalui ekosistem penunjang yang andal, Taspen mentransformasi nilai teoritis DEI dan ESG menjadi sistem kerja baku yang mampu mendongkrak reputasi lembaga, serta memastikan pelayanan yang berkeadilan bagi masyarakat.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK