Empat Daftar Perusahaan IPO Terbaru di BEI, Aset Jumbo Siap Melantai

CNN Indonesia
Senin, 20 Jul 2026 10:11 WIB
Gedung Bursa Efek Indonesia dengan latar pekerjaan jalur MRT, Jakarta, Senin, 23 Maret 2015. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono.
Pada daftar perusahaan IPO, satu perusahaan berasal dari sektor basic materials, satu dari consumer non-cyclicals, dan dua perusahaan dari sektor healthcare. (FOTO:CNNIndonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak empat perusahaan siap menebar saham dalam antrean pipeline initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 17 Juli 2026. Calon emiten yang antre beragam, mulai dari perusahaan dengan aset berskala besar hingga kecil.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin dalam laporannya menyampaikan terdapat dua perusahaan dengan skala aset kecil di bawah Rp50 miliar sedangkan dua perusahaan lainnya skala aset besar di atas Rp250 miliar.

"Hingga saat ini, terdapat 4 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," tulis Saidu dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan sektor, terdapat satu perusahaan dari basic materials, satu perusahaan dari consumer non-cyclicals, dan dua perusahaan dari healthcare.

Sementara itu, BEI mencatat sudah ada tujuh perusahaan baru yang melakukan IPO sepanjang tahun ini dan menghimpun dana sebesar Rp2,16 triliun.

Lebih lanjut, BEI mencatatkan hal yang berbeda dalam penerbitan obligasi. Sebanyak 114 emisi dari 62 penerbit EBUS telah diterbitkan dalam periode yang sama. Total dana yang dihimpun adalah Rp103,86 triliun.

[Gambas:Youtube]

BEI mencatat sebanyak 11 emisi dari 9 penerbit EBUS yang sedang berada dalam pipeline hingga saat ini.

Antrean tersebut adalah satu perusahaan dari sektor basic materials, dan satu perusahaan dari consumer non-cyclicals. Kemudian, lima perusahaan dari sektor energi, dua perusahaan dari sektor keuangan, serta dua perusahaan dari infrastruktur.

(fln/ins) Add as a preferred
source on Google