Zulhas: Kopdes Merah Putih Bakal Tampung Gabah Petani Rp6.500 per Kg

CNN Indonesia
Senin, 20 Jul 2026 13:09 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) akan menjalankan fungsi sebagai offtaker atau pembeli gabah petani apabila harga di tingkat petani jatuh di bawah harga p
Menko Zulhas mengatakan Kopdes Merah Putih akan menjalankan fungsi sebagai offtaker gabah petani apabila harga di tingkat petani jatuh di bawah HPP. (CNN Indonesia/Dela Naufalia).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) akan menjalankan fungsi sebagai offtaker atau pembeli gabah petani apabila harga di tingkat petani jatuh di bawah harga pembelian pemerintah (HPP).

"Misalnya harga gabah diputuskan pemerintah Rp6.500 (per kg), di situ gabahnya Rp5.000, maka nanti yang akan membeli, mengambil alih, adalah Koperasi Desa Merah Putih sebagai offtaker," ujar pria yang akrab disapa Zulhas ini dalam konferensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (20/7).

Ia mengatakan fungsi tersebut menjadi salah satu peran utama Kopdes Merah Putih. Selain sebagai pembeli hasil panen petani, koperasi itu juga akan menjadi infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan berbagai bantuan dan barang bersubsidi hingga pelaksanaan operasi pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan dibayangkan Kopdes itu supermarket seperti toko serba ada, bukan. Sementara dia adalah infrastruktur pemerintah dan juga sebagai offtaker," ujarnya.

Zulhas mengatakan pemerintah tengah menyusun peraturan presiden (perpres) untuk mengatur operasional Kopdes Merah Putih termasuk mekanisme penyaluran bantuan dan barang bersubsidi melalui koperasi tersebut.

"Kami tadi rapat akan merampungkan aturan untuk melengkapi itu, perpres (Perpres Kopdes Merah Putih). Operasionalisasinya bagaimana, bantuan-bantuan itu atau barang-barang subsidi itu bisa disatu-pintukan dengan Kopdes, akan disusun Perpres sehingga itu bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Dalam skema yang sedang disiapkan, Zulhas mengatakan berbagai bantuan pemerintah akan disalurkan melalui Kopdes Merah Putih. Salah satunya bantuan pangan berupa beras untuk masyarakat penerima manfaat.

Ia menjelaskan pemerintah telah memutuskan penyaluran bantuan pangan sebanyak 10 kg beras kepada sekitar 33 juta penerima dari kelompok desil 1 dan desil 2 pada Juli hingga September.

Nantinya, bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan dikirim ke Kopdes Merah Putih sebelum disalurkan kepada masyarakat.

"Bantuan pangan kita sudah putuskan 1 juta (ton) untuk Juli, Agustus, September. 10 kg desil 1, desil 2, berjumlah 33 sekian juta (penerima manfaat). Itu nanti bantunya dari Bapanas langsung ke Kopdes. Kopdes yang bagi. Sekaligus nanti bisa diseleksi lagi benar enggak tepat sasaran atau tidak," ujar Zulhas.

Selain bantuan pangan, ia mengatakan penyaluran barang bersubsidi, seperti pupuk bagi petani, juga akan dilakukan melalui Kopdes Merah Putih.

Menurut Zulhas, fungsi lain yang akan dijalankan koperasi tersebut adalah menjadi lokasi pelaksanaan operasi pasar. Dengan begitu, pemerintah dapat langsung menyalurkan komoditas ke setiap desa melalui jaringan koperasi sehingga distribusinya lebih terkontrol.

"Kalau nanti ada operasi pasar langsung ke Kopdes. Jadi tiap desa ada barangnya, sehingga tidak akan apa namanya itu sekarang kan dioplos dan sebagainya. Nanti dia sebagai infrastruktur pemerintah kalau kita ada pasar murah langsung ke koperasi-koperasi itu," ujar Zulhas.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr) Add as a preferred
source on Google