Sinergi Sistem Kabel Laut NCC TelkomGroup Perkuat Gerbang Digital

Telkom | CNN Indonesia
Selasa, 21 Jul 2026 09:54 WIB
(Foto: dok Telkom)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) selaku operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama BW Digital berhasil mendaratkan kabel bawah laut Nongsa Changi Cable (NCC) di NDP, Batam pada Senin (20/7).

Momentum pendaratan kabel ini menandai progres signifikan dalam pembangunan NCC menuju kesiapan operasional. NCC, yang adalah bagian dari ekosistem Indonesia Cable Express (ICE), merupakan salah satu dari dua kabel bawah laut Batam-Singapura yang dikembangkan TelkomGroup bersama Indonesia Singapore Cable System (INSICA) guna memperkuat konektivitas digital antara Indonesia dan Singapura.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan komitmen TelkomGroup untuk memperkuat kedaulatan digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur digital yang berkelanjutan.

"NCC menjadi wujud kolaborasi strategis Indonesia dan Singapura dalam membangun ekosistem digital yang semakin terhubung dan berdaya saing. Infrastruktur strategis ini tidak hanya memperkuat konektivitas dan ketahanan digital Indonesia, tetapi juga memberikan keberagaman jalur dan konektivitas yang semakin kuat bagi Singapura sebagai hub digital regional, sehingga menciptakan manfaat bagi kedua negara," kata Dian.

Dengan panjang sekitar 50 kilometer dan kapasitas 24 fiber pairs, NCC dibangun guna memenuhi peningkatan kebutuhan konektivitas berkapasitas tinggi dan berlatensi rendah, seiring pesatnya perkembangan layanan cloud, hyperscaler, kecerdasan artifisial (AI), serta interkoneksi data center di Asia Tenggara.

Keberhasilan proses pendaratan NCC di titik labuh paling strategis di Batam ini turut merepresentasikan dukungan nyata pemerintah Indonesia dalam membuka koridor digital baru untuk memperkuat ketahanan jaringan, memperluas keberagaman jalur konektivitas, serta meningkatkan skalabilitas jaringan digital antara Indonesia dan Singapura.

Senada, Direktur Wholesale & International Service Telkom, Budi Satria Dharma Purba, menilai NCC yang membuka koridor digital baru antara Indonesia dan Singapura penting pada strategi TelkomGroup dalam membangun konektivitas digital internasional yang andal.

"Infrastruktur ini tidak hanya meningkatkan kapasitas konektivitas internasional, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekosistem cloud, AI, hyperscaler, serta interkoneksi pusat data yang menjadi fondasi transformasi digital kawasan. Bersama pengembangan ICE berikutnya, TelkomGroup akan terus memperluas ekosistem konektivitas digital yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan global maupun pelaku industri digital di Asia Tenggara," tutur Budi.

Pada kesempatan yang sama, Chief Executive Officer BW Digital, Ludovic Hutier, menilai bahwa kolaborasi antara BW Digital dan Telin merupakan langkah strategis dalam menghadirkan infrastruktur digital kelas dunia di kawasan.

Menurutnya, NCC penting dalam ekosistem digital terintegrasi BW Digital yang mencakup jaringan fiber optik darat Citra Connect serta kampus pusat data NDP1 berkapasitas 144MW di Batam. Melalui ekosistem ini, sinergi siap menghadirkan solusi infrastruktur digital yang terintegrasi guna memperluas bisnis pelanggan di kawasan.

"Keberhasilan cable landing NCC mencerminkan komitmen bersama kami untuk menghadirkan infrastruktur digital yang menjadi fondasi bagi perkembangan digital di Asia Tenggara. Bersama Telin, kami membangun platform konektivitas yang siap menghadapi kebutuhan masa depan untuk mendukung meningkatnya permintaan kawasan terhadap layanan cloud, Artificial Intelligence (AI), dan data center," ujarnya.

Dalam upaya pengembangan ekosistem ICE, NCC diperlukan guna memperkuat konektivitas internasional Indonesia, serta mendukung perwujudan ekosistem digital yang semakin terintegrasi. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan investasi digital, memperluas peluang bisnis, serta memperkokoh posisi Indonesia, khususnya Batamm sebagai gerbang digital strategis di kawasan Asia Tenggara.

CEO Nongsa Digital Park, Mike Wiluan menyatakan, pendaratan kabel ini menandai penguatan ekosistem digital terintegrasi. Ia menyambut bahwa NDP kini resmi menjadi titik tujuan baru untuk kabel serat optik bawah laut domestik dan internasional sebagai jembatan digital yang mendorong peran Indonesia dalam ekonomi digital global.

"Di Nongsa Digital Park, kami menyatukan konektivitas, pusat data, platform cloud, inovasi AI, talenta digital, serta perusahaan-perusahaan global ke dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Melalui kolaborasi bersama TelkomGroup, BW Digital, serta dukungan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Singapura, kami membangun sebuah gerbang digital yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura dan dunia," ujar Mike.

Managing Director Business-2 Danantara Indonesia, Setyanto Hantoro pada sesi konferensi pers sepakat bahwa investasi strategis seperti NCC penting, karena penguatan kedaulatan dan infrastruktur digital dapat menjadi katalis bagi inovasi, daya saing, serta pertumbuhan berbagai sektor industri.

"Kehadiran infrastruktur ini diharapkan menciptakan multiplier effect ekonomi dengan mendorong tumbuhnya berbagai industri di Batam dan Indonesia secara keseluruhan, yang pada akhirnya turut memperkuat pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional," katanya.

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa transformasi digital Indonesia perlu didukung oleh infrastruktur nyata dan konektivitas yang semakin kuat. Dalam hal ini, NCC menjadi fondasi fisik bagi pembentukan koridor digital baru yang menghubungkan Indonesia dan Singapura, yang memperkuat posisi Batam sebagai gerbang digital Indonesia.

"Kehadiran NCC diharapkan dapat memperkuat posisi strategis kedua negara dalam ekosistem dan rantai nilai digital global, sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya investasi, inovasi, dan aktivitas ekonomi baru berbasis teknologi," pungkas Airlangga.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK