MRT Dukuh Atas Akan Punya Pedestrian Deck Ramah Difabel Urai Kepadatan

CNN Indonesia
Jumat, 31 Jul 2026 07:53 WIB
Area khusus penyandang disabilitas yang terdapat pada stasiun MRT di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis, 3 Desember 2020. Jakarta menjadi salah satu kota yang menyediakan berbagai fasilitas yang ramah bagi difabel di antaranya guiding block di trotoar,
MRT Jakarta siapkan Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk aksesibilitas ramah disabilitas, menghubungkan moda transportasi dan mengurangi kepadatan pejalan kaki. (FOTO:CNN Indonesia/Bisma Septalismaa).

Agus menambahkan struktur pedestrian deck juga dirancang mampu menahan beban hingga sekitar 500 kilogram (kg) per meter persegi. Pada area yang lebih lebar, MRT berencana menghadirkan ruang untuk menikmati kawasan sekitar sekaligus galeri sejarah yang memuat informasi mengenai Patung Jenderal Sudirman.

"Jadi kalau untuk Pedestrian Deck itu sendiri kita desain, per meter persegi segini lah ya, per meter persegi itu 500 kg. Jadi kalau kita rata-rata orang, jangan deh saya enggak berani ngomong, tapi ya 500 kg lah per meter persegi ya," katanya.

"Daerah situ rencananya mungkin kita selain bisa melihat patung-patung mungkin kita juga mencoba membuat galeri sejarah. Jadi ketika nanti ada area yang lebih lebar itu, di situ ada sejarah siapa sih Pak Sudirman atau kira-kira kapan patung ini dibangun. Jadi ketika orang lihat patung juga dapat informasi tambahan gitu," lanjut Agus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Buka Peluang Terhubung ke Gedung Sekitar

Selain menghubungkan moda transportasi, MRT Jakarta juga membuka peluang agar pedestrian deck terkoneksi langsung dengan sejumlah gedung di kawasan Dukuh Atas.

Agus mengatakan komunikasi telah dilakukan dengan pengelola Two Sudirman. Menurutnya, pihak gedung menyambut positif rencana konektivitas tersebut meski bentuk kerja samanya masih akan dibahas lebih lanjut.

"Kalau yang untuk saya dengar yang di arah sini malah Two Sudirman, gedung baru yang Taspen itu waktu kita FGD dia datang dan mereka sangat menyambut baik lah dengan adanya rencana ini," kata Agus.

Agus mengatakan MRT dan pengelola Two Sudirman masih akan mendiskusikan skema konektivitas yang memungkinkan. Ia menyebut terdapat keinginan untuk menghadirkan akses menuju kawasan pedestrian deck, meski tidak harus berupa sambungan langsung ke struktur deck dan bisa melalui koneksi lain yang lebih praktis.

Sementara itu, Sagita mengatakan koordinasi juga telah dilakukan dengan pemilik aset di sekitar kawasan, termasuk Landmark dan Wisma BNI. Menurut dia, desain pedestrian deck sejak awal memang disiapkan agar memungkinkan koneksi langsung jika masing-masing pemilik gedung telah siap merealisasikannya.

"Jadi sebetulnya kalau untuk Landmark dan area Wisma BNI sendiri memang kita juga sudah sempat koordinasi, jadi memang dari awal rencana desain untuk konektivitas Dukuh Atas ini juga pastinya berkoordinasi dengan semua pemilik aset gitu," kata Sagita.

"Tapi memang dari masing-masing pemilik aset masih menunggu kesiapan dari perencanaan mereka itu sendiri gitu, cuma memang ke depan sudah kita buatkan dan sudah kita koordinasikan juga gitu dan memungkinkan apabila akan dikoneksikan langsung," lanjutnya.

Ia menambahkan MRT Jakarta juga masih membuka komunikasi dengan Two Sudirman, Landmark, Wisma BNI, hingga TransJakarta untuk menentukan bentuk konektivitas yang paling sesuai.

"Nantinya juga kita juga sedang membuka komunikasi ya dengan Two Sudirman juga, mungkin nanti akan bisa harapannya ke depan dari Two Sudirman, dari area Wisma BNI ini juga bisa langsung terkoneksi gitu. Cuma memang apakah dalam bentuk konektivitas layang ataukah dalam bentuk penyediaan koridor di area pedestrian saja itu masih kita studi lebih lanjut gitu, baik itu dengan BNI, baik itu dengan Two Sudirman, Landmark, ataupun dengan Transjakarta ini," ujar Sagita.

Di sisi lain, penyediaan kantong naik-turun penumpang ojek online juga masih dalam tahap kajian. Sagita mengatakan MRT mendorong pemilik lahan di sekitar kawasan untuk menyediakan ruang khusus tersebut agar tidak menambah kepadatan di sekitar pedestrian deck.

[Gambas:Video CNN]

(del/ins)

HALAMAN:
1 2