Travel Umrah-Haji Tawarkan Paket Menarik di Islamic Travel Connect

CNN Indonesia
Sabtu, 01 Agu 2026 19:10 WIB
Perwakilan Tibi Tours di CNN Indonesia Islamic Travel Connect 2026. (CNN Indonesia/Laurent Nabila)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah penyelenggara perjalanan ibadah memanfaatkan ajang CNN Indonesia Islamic Travel Connect 2026 untuk menawarkan berbagai paket umrah dan haji sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai layanan perjalanan ibadah, Sabtu (1/8).

Salah satunya adalah perusahaan travel umrah-haji Turisina Buana atau Tibi Tours, yang menawarkan paket umrah reguler 12 hari mulai Rp27 jutaan. Tibi Tours tersebut juga menyediakan paket private family yang dapat disesuaikan dengan jadwal dan kebutuhan calon jemaah.

Perwakilan Tibi Tours, Anya, mengatakan pihaknya mengedepankan pelayanan yang transparan sejak proses konsultasi hingga keberangkatan.

"Keutamaan kami yang paling utama adalah amanah. Jemaah akan diberangkatkan sesuai paket yang mereka pilih. Kami juga selalu menjelaskan secara rinci fasilitas yang didapat, mulai dari penerbangan hingga penginapan," ujarnya.

Lebih lanjut, Anya mengatakan Tibi Tours menempatkan diri sebagai konsultan perjalanan ibadah, bukan sekadar menjual paket.

"Kami lebih menempatkan diri sebagai konsultan ketimbang marketing. Jadi calon jemaah bisa berkonsultasi mengenai kebutuhan perjalanan ibadahnya," kata Anya.

Selain umrah reguler, TB Tour juga menawarkan paket haji plus mulai US$9.000 yang dapat dicicil tanpa bunga.

"Jemaah bisa langsung mendapatkan kursi haji dan melakukan cicilan tanpa bunga," ujarnya.

Sementara itu, ESQ Travel, memanfaatkan forum CNN Indonesia Islamic Travel Connect 2026 untuk memberikan edukasi mengenai sistem penyelenggaraan haji di Indonesia, khususnya perbedaan antara haji reguler dan haji khusus.

Direktur ESQ Travel, Solihin, menjelaskan panjangnya masa tunggu haji disebabkan tingginya jumlah pendaftar dibanding kuota yang diberikan Pemerintah Arab Saudi.

Direktur ESQ Travel, Solihin, di CNN Indonesia Islamic Travel Connect 2026. (CNN Indonesia/Laurent Nabila)

"Yang mendaftar haji di Indonesia itu sekitar 5,7 juta orang, sedangkan kuota yang diberikan Pemerintah Arab Saudi [untuk Indonesia] hanya sekitar 221 ribu per tahun. Itu yang menyebabkan rata-rata masa tunggu haji sekitar 26 tahun," ujarnya.

Menurut Solihin, haji reguler menawarkan biaya yang lebih terjangkau, sedangkan haji khusus memiliki masa tunggu yang lebih singkat.

"Haji khusus masa tunggunya sekitar dua sampai 10 tahun. Karena ada sekitar 30 sampai 40 persen calon jemaah yang menunda keberangkatan, antrean berikutnya bisa maju," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat segera memiliki nomor porsi haji sebelum berulang kali berangkat umrah.

"Kalau pergi umrah belum tentu bisa pergi haji. Tapi kalau pergi haji pasti bisa umrah. Karena itu kami selalu menyarankan, kalau belum punya nomor porsi haji, daftar dulu," ujarnya.

Sedangkan Haqeem Group mengusung konsep spesialis umrah keluarga. Travel tersebut menawarkan paket umrah reguler mulai Rp26 jutaan dan paket umrah plus Turki mulai Rp36 jutaan.

Perwakilan Haqeem Group menyebut perusahaannya telah mengantongi izin sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), serta menjadi salah satu agen penjualan utama sejumlah maskapai seperti Saudia, Garuda Indonesia, Emirates, Qatar Airways, dan Oman Air.

"Kami merupakan spesialis umrah keluarga. Jadi kami siap membantu merealisasikan rencana umrah keluarga dengan pelayanan yang disesuaikan kebutuhan anak-anak hingga lansia," ujarnya.

Selain menawarkan harga yang kompetitif, Haqeem Group juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi keluarga, seperti perlengkapan khusus anak, peminjaman kursi roda tanpa biaya tambahan, hingga cooler box untuk ibu menyusui.

"Hotel kami dekat, tidak menanjak, sehingga lebih nyaman untuk anak-anak maupun orang tua. Bahkan kami menyediakan perlengkapan yang lebih interaktif untuk anak-anak agar mereka tidak bosan selama perjalanan," katanya.

Islamic Travel Connect 2026 digelar CNN Indonesia di Mozaik Walk, Kota Kasablanka, Jakarta, pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Ajang tersebut menghadirkan puluhan penyelenggara perjalanan ibadah, maskapai, lembaga keuangan syariah, hingga penyedia layanan pendukung haji dan umrah sebagai wadah promosi sekaligus edukasi bagi masyarakat.

(lau/har)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK