Bos Pakuwon Pastikan Pagar Tinggi di Mal Kokas Akan Dibongkar

CNN Indonesia
Minggu, 02 Agu 2026 12:45 WIB
Bos Pakuwon Group Alexander Tedja buka suara terkait pemasangan pagar di Mal Kota Kasablanka (Kokas). Ilham Satria Fikriansyah/detikcom
Jakarta, CNN Indonesia --

Bos Pakuwon Group Alexander Tedja buka suara terkait pemasangan pagar di Mal Kota Kasablanka (Kokas). Ia menegaskan pemasangan pagar tersebut merupakan inisiatif manajemen lokal mal dan bukan arahan dari pemegang saham maupun kantor pusat.

Alex memastikan pagar setinggi sekitar 2,5 meter yang terpasang di area depan Mal Kokas akan segera dibongkar. Ia juga menyebut mal-mal lain yang berada di bawah naungan Pakuwon Group akan ditata kembali dan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku agar tidak menimbulkan persepsi keliru di masyarakat.

"Itu kebijakan manajemen lokal dan akan segera dibongkar," kata Alex seperti diberitakan detikcom, Minggu (2/8).

Di sisi lain, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Alex Tedja terkait polemik pemasangan pagar di sejumlah mal.

"Saya juga sudah berbicara langsung dengan Pak Alex Tedja. Beliau mengatakan itu hanya inisiatif manajemen lokal dan akan segera diselesaikan," ujar Ara dalam rilis tersebut.

Mal Kota Kasablanka di Jakarta Selatan menjadi sorotan setelah memasang pagar di area depannya.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja sebelumnya menjelaskan pemasangan pagar bertujuan menertibkan arus keluar masuk pengunjung pusat perbelanjaan.

"Sebetulnya kan tujuan utamanya adalah untuk supaya lebih menertibkan arus keluar masuk pengunjung. Kalau terbuka itu kan pengunjung bisa masuk dari mana saja, bisa keluar dari mana saja begitu. Sehingga itu kan membahayakan lalu lintas sekitar," kata Alphonzus di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (30/7), melansir Detik.

"Jadi saya kira itu juga sekalian untuk bisa memberikan satu, apa ya, batas pengaman lah begitu, terhadap demonstrasi-demonstrasi yang suka berlangsung," tuturnya.

Merespons pemasangan pagar tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya berencana meminta pengelola mal untuk kembali membongkar pagar-pagar tersebut.

"Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati. Mungkin bagian dari kekhawatiran, tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali," ujar Pramono di Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (31/7).

"Karena kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik. Dan saya sebagai Gubernur Jakarta, koordinasi dengan TNI, Polri, aparat penegak hukum lainnya, kami akan menjaga Jakarta," ungkapnya.

Berdasarkan pantauan detikcom, pagar di area depan Mal Kota Kasablanka berwarna abu-abu dan memiliki tinggi sekitar 2,5 meter.

Pagar baru terpasang di sepanjang sekitar 100 meter, membentang dari dekat pintu masuk kendaraan hingga mendekati akses pintu keluar menuju Jalan Raya Casablanca.

Sementara itu, bagian depan mal lainnya tidak dipasangi pagar serupa. Hanya beberapa titik yang menggunakan pagar kaca dengan tinggi tidak lebih dari satu meter yang tetap mengedepankan aspek estetika.

Pagar yang dipasang di Kokas merupakan jenis pagar logam vertikal atau pagar bilah. Desainnya dibuat untuk menunjang keamanan, dengan bagian atas yang menyudut dan lancip serta sisi yang dibuat sedikit miring.

(van/mik)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK