Penampakan Pagar Tinggi Depan Mal Kota Kasablanka yang Sudah Dicopot
Pagar tinggi yang sebelumnya terpasang di area depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, terpantau sudah tidak terlihat pada Minggu (2/8) siang.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com sekitar pukul 12.30 WIB, area depan mal kembali terbuka tanpa deretan pagar besi yang sempat menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir.
Suasana di Mal Kokas pada siang hingga sore ini tampak ramai dengan aktivitas kendaraan yang keluar masuk area mal. Selain itu sejumlah petugas keamanan terlihat berjaga di beberapa titik mulai dari area trotoar, gerbang masuk, lobi, hingga jalur keluar kendaraan untuk mengatur arus pengunjung.
Meski demikian, masih terlihat sejumlah sisa besi yang menancap di permukaan trotoar. Besi-besi tersebut diduga merupakan sisa atau bekas pagar yang sebelumnya terpasang di lokasi.
Salah seorang petugas keamanan Mal Kota Kasablanka di lokasi mengonfirmasi pagar tersebut telah dicopot. Menurutnya, pagar tinggi itu sudah tidak ada sejak sekitar pukul 10.00 WIB pada Minggu pagi tadi.
Sebelumnya, Bos Pakuwon Group Alexander Tedja memastikan pagar setinggi sekitar 2,5 meter yang terpasang di area depan Mal Kokas akan segera dibongkar.
Ia juga menyebut mal-mal lain yang berada di bawah naungan Pakuwon Group akan ditata kembali dan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku agar tidak menimbulkan persepsi keliru di masyarakat.
"Itu kebijakan manajemen lokal dan akan segera dibongkar," kata Alex seperti diberitakan detikcom, Minggu (2/8/2026).
Mal Kota Kasablanka di Jakarta Selatan menjadi sorotan setelah memasang pagar di area depannya. Berdasarkan pantauan detikcom, pagar di area depan Mal Kota Kasablanka berwarna abu-abu dan memiliki tinggi sekitar 2,5 meter.
Pagar baru terpasang di sepanjang sekitar 100 meter, membentang dari dekat pintu masuk kendaraan hingga mendekati akses pintu keluar menuju Jalan Raya Casablanca.
Sementara itu, bagian depan mal lainnya tidak dipasangi pagar serupa. Hanya beberapa titik yang menggunakan pagar kaca dengan tinggi tidak lebih dari satu meter yang tetap mengedepankan aspek estetika.
Pagar yang dipasang di Kokas merupakan jenis pagar logam vertikal atau pagar bilah. Desainnya dibuat untuk menunjang keamanan, dengan bagian atas yang menyudut dan lancip serta sisi yang dibuat sedikit miring.
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja sebelumnya menjelaskan pemasangan pagar bertujuan menertibkan arus keluar masuk pengunjung pusat perbelanjaan.
"Sebetulnya kan tujuan utamanya adalah untuk supaya lebih menertibkan arus keluar masuk pengunjung. Kalau terbuka itu kan pengunjung bisa masuk dari mana saja, bisa keluar dari mana saja begitu. Sehingga itu kan membahayakan lalu lintas sekitar," kata Alphonzus di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (30/7), melansir Detik.
"Jadi saya kira itu juga sekalian untuk bisa memberikan satu, apa ya, batas pengaman lah begitu, terhadap demonstrasi-demonstrasi yang suka berlangsung," tuturnya.