BNI Tawarkan 2.600 Aset Agunan lewat Program Gelegar Lelang 2026

BNI | CNN Indonesia
Selasa, 04 Agu 2026 17:16 WIB
Kick-off program Gelegar Lelang BNI 2026 di Grha BNI, Jakarta, Selasa (4/8). (Foto: Arsip BNI)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menawarkan sekitar 2.600 aset agunan melalui program Gelegar Lelang BNI 2026. Aset yang dipasarkan berupa rumah, rumah toko, gudang, apartemen, hotel, hingga berbagai jenis properti lain yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.

Program ini berlangsung mulai 15 Juni hingga 15 September 2026, dengan puncak lelang serentak dijadwalkan pada 21 Agustus 2026. Gelegar Lelang BNI bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap aset melalui mekanisme lelang yang terbuka, aman, dan transparan.

Peluncuran program tersebut digelar di Grha BNI, Jakarta, Selasa (4/8). Acara ini diresmikan oleh Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Syukriah HG, bersama Senior Executive Vice President Remedial & Recovery BNI, Saridatun.

Pada kesempatan tersebut, Saridatun mengatakan Gelegar Lelang BNI menjadi bagian dari upaya perseroan membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh aset. Program ini sekaligus menjadi upaya perseroan mengoptimalkan penyelesaian aset agunan.

"Gelegar Lelang BNI merupakan komitmen kami untuk menghadirkan proses pemasaran aset yang terbuka, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (4/8).

Menurut dia, lelang tidak hanya menjadi sarana penyelesaian aset agunan perbankan. Lelang juga bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin memiliki maupun berinvestasi pada properti.

Dalam pelaksanaan program ini, BNI bersinergi dengan DJKN untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mekanisme lelang. Sinergi ini juga memastikan seluruh proses lelang berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kolaborasi tersebut mencakup kegiatan edukasi melalui diskusi dan konsultasi. Materi edukasi meliputi tata cara mengikuti lelang, hak dan kewajiban peserta, hingga tahapan pelaksanaan transaksi.

Melalui edukasi tersebut, BNI dan DJKN berupaya memperkuat pemahaman masyarakat bahwa lelang merupakan mekanisme yang terbuka dan akuntabel. Lelang juga dapat menjadi alternatif untuk memperoleh aset dengan harga kompetitif.

Gelegar Lelang BNI 2026 turut hadir dalam rangkaian acara wondrX BNI 2026. Acara ini berlangsung pada 21-23 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang.

Dalam acara tersebut, pengunjung dapat melihat katalog aset yang ditawarkan. Pengunjung juga bisa memperoleh penjelasan mengenai mekanisme dan prosedur mengikuti lelang.

Informasi mengenai aset dapat diakses melalui katalog digital BNI di tautan berikut. Adapun proses lelang dilaksanakan melalui platform resmi DJKN.

Melalui penawaran ribuan aset tersebut, BNI berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan lelang. Perserian juga ingin membangun ekosistem pemasaran aset agunan yang lebih inklusif, transparan, dan akuntabel.

(rir)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK