Bank Mandiri Konsisten Perluas Manfaat Lewat Program Sosial Lingkungan

Bank Mandiri | CNN Indonesia
Jumat, 07 Agu 2026 20:21 WIB
(Foto: dok Bank Mandiri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah terus memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui berbagai inisiatif keberlanjutan yang berorientasi pada pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup. Visi itu diwujudkan lewat semangat Melayani Sepenuh Hati yang memberikan manfaat nyata.

Sepanjang paruh pertama 2026, Bank Mandiri memperkuat pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan berbagai program, seperti inisiatif Mandiri Donor Darah yang melibatkan partisipasi pegawai dan nasabah, Program Buku Mandiri untuk Negeri, Mandiri Berbagi Sembako, Mandiri Sahabat Desa, hingga Mandiri Bakti Kesehatan.

Implementasi tanggung jawab sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Bank Mandiri yang dijalankan melalui tiga pilar utama, yakni Sustainable Banking, Sustainable Operation, dan Sustainability Beyond Banking.

Direktur Risk Management Bank Mandiri, Danis Subyantoro menyampaikan, penguatan aspek keberlanjutan menjadi bagian integral dari strategi bisnis Perseroan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menghadirkan service yang me-menangkan.

Pada Paparan Public Expose Kuartal II-2026, Danis memastikan bahwa penerapan prinsip ESG dilakukan secara menyeluruh melalui aktivitas bisnis maupun program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami meyakini keberlanjutan bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pembangunan nasional," ujar Danis, Rabu (5/8).

Pada pilar Sustainability Beyond Banking, Bank Mandiri memperkuat inklusi keuangan melalui Livin' Merchant yang telah menjangkau masyarakat di berbagai wilayah, dengan 63 persen penggunanya berada di daerah non-urban.

Upaya tersebut menjadi bagian dari peran Bank Mandiri dalam membangun Ekosistem Penggerak Ekonomi Negeri yang tidak hanya menghadirkan layanan keuangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor.

Sementara pada pilar Sustainable Banking, Bank Mandiri terus memperluas pembiayaan yang memberikan dampak positif terhadap aspek lingkungan dan sosial.

Hingga Juni 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan Perseroan mencapai Rp327 triliun atau tumbuh 7,5 persen secara tahunan (Year-on-Year/YoY), yang terdiri dari pembiayaan hijau sebesar Rp173 triliun dan portofolio sosial sebesar Rp155 triliun.

Komitmen tersebut juga diperkuat melalui pilar Sustainable Operation dengan berbagai inisiatif pengurangan emisi operasional, seperti penggunaan 626 kendaraan listrik dan hybrid, optimalisasi green building, pemasangan 870 panel surya, serta penyediaan 33 charging station.

Selain itu, Bank Mandiri menghadirkan inovasi keberlanjutan bagi nasabah ritel melalui fitur Livin' Planet.

Sejak April 2026, nasabah dapat membeli Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) dan diperdagangkan melalui IDXCarbon sebagai bagian dari upaya memperluas partisipasi masyarakat dalam aksi lingkungan.

Bank Mandiri optimistis, penerapan prinsip keberlanjutan yang terintegrasi dengan fundamental bisnis yang kuat akan menjadi bekal Perseroan untuk terus tumbuh secara berkelanjutan.

Fundamental yang kokoh tersebut menjadi modal Bank Mandiri untuk terus tumbuh, memperdalam penetrasi ekosistem Mandiri Group, serta menghadirkan layanan finansial yang menyeluruh bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Dengan modal itu, Bank Mandiri bergerak menyongsong visi The Best Financial Institution in Southeast Asia, dengan tetap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK