Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Serahkan Bantuan Pangan Perdana di Alor

Bulog | CNN Indonesia
Sabtu, 08 Agu 2026 19:31 WIB
Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, bersama Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyerahkan bantuan pangan perdana untuk masyarakat Alor, NTT. (Foto: Arsip Perum Bulog)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, bersama Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, turun langsung ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan bantuan pangan perdana alokasi Juli, Agustus, dan September diterima masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut turut didampingi Pemimpin Wilayah Bulog Nusa Tenggara Timur, Arrahim K. Kanam. Penyaluran bantuan pangan di Alor mencakup alokasi tiga bulan dengan total penerima sebanyak 37.338 Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Bantuan pangan turut disalurkan ke sejumlah desa, yakni Desa Fuisama sebanyak 66 PBP, Desa Probur sebanyak 513 PBP, dan Desa Lembur Barat sebanyak 222 PBP. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah agar bantuan pangan menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

Amran menegaskan pemerintah memiliki komitmen kuat memastikan bantuan pangan dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah kepulauan seperti Alor. Kehadiran langsung dirinya bersama Dirut Bulog di lokasi menjadi bentuk komitmen tersebut.

"Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan pangan yang cukup dan bantuan yang menjadi haknya. Tidak boleh ada masyarakat yang merasa jauh dari perhatian pemerintah hanya karena berada di wilayah kepulauan atau pelosok," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/8).

Ia menambahkan, kedatangannya ke Alor bertujuan memastikan bantuan pangan benar-benar sampai dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, penyaluran bantuan pangan merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus melindungi masyarakat yang membutuhkan.

Amran menyebut sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bulog menjadi kunci agar program bantuan pangan berjalan efektif hingga ke daerah. Ia berharap program ini terus berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.

"Kita ingin memastikan negara hadir bukan hanya melalui kebijakan, tetapi melalui aksi nyata. Bantuan pangan harus sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, tepat sasaran dan tepat waktu," tegas dia.

Ia memastikan pemerintah bersama Bulog akan terus bekerja memastikan kebutuhan pangan masyarakat di seluruh Indonesia terpenuhi. Pernyataan ini disampaikan Amran di sela penyaluran bantuan pangan langsung kepada warga Alor.

Sementara itu, Rizal mengatakan kehadiran pemerintah bersama Bulog di Alor merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia memiliki akses yang sama terhadap pangan. Ia menyebut kunjungan tersebut bukan sekadar seremoni penyaluran bantuan.

"Hari ini kami datang langsung ke Alor untuk memastikan bantuan pangan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat. Ini bukan hanya soal menyalurkan beras, tetapi memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat," tuturnya.

Dia menambahkan, bantuan yang disalurkan merupakan alokasi untuk tiga bulan. Dengan begitu, masing-masing keluarga penerima akan mendapatkan 30 kilogram beras dari alokasi tersebut.

Rizal menjelaskan bahwa kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan memberikan tantangan tersendiri dalam proses distribusi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan untuk mengatasi kendala geografis tersebut.

Menurutnya, Bulog berkomitmen melayani seluruh lapisan masyarakat di berbagai wilayah tanpa terkecuali. Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian dan akses pangan dari pemerintah.

"Bagi BULOG, tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk dilayani. Alor adalah bagian dari Indonesia, dan masyarakatnya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian serta akses pangan. Kami akan terus memastikan pangan hadir sampai ke masyarakat," pungkas dia.

Kehadiran pimpinan Bapanas dan Bulog di Alor memperkuat pesan bahwa pemerintah memberikan perhatian terhadap kebutuhan pangan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia. Berbagai aspirasi masyarakat, termasuk dari generasi muda Alor, menjadi bagian penting dalam memperkuat perhatian pemerintah terhadap kondisi pangan di daerah.

(rir)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK