IHSG Berpeluang Gagah Awali Pekan Ini

CNN Indonesia
Senin, 10 Agu 2026 06:55 WIB
Layar menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (22/4/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,46 persen atau 65,64 poin ke level 4.567,56 pada akhir perdagangan hari ini. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Analis memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini setelah naik 1,04 persen dan didukung peningkatan volume pembelian. (FOTO:ANTARA/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Senin (10/8).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini setelah naik 1,04 persen dan didukung peningkatan volume pembelian.

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.440-6.544. Namun, cermati peluang pembalikan arah jangka pendek ke kisaran 6.371-6.390," ujar Herditya dalam riset hariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.319, 6.201 dan resistance 6.454, 6.599 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BULL, BUMI, MLPL, dan SRTG.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini setelah berhasil menembus resistance Fibonacci 6.392 pada Jumat (7/8) lalu.

"Penembusan di atas 6.392 membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan tren naik menuju 6.545. Momentum positif masih terjaga selama indeks bertahan di atas 6.300," ujar Ivan.

[Gambas:Youtube]

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.300, 6.255, 6.138, dan 6.020 dan resistance 6.459, 6.545, dan 6.700 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADRO, ANTM, dan ASII

IHSG ditutup di level 6.409 pada perdagangan Jumat (7/8) sore. Indeks saham menguat 65,94 poin atau naik 1,04 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp16,45 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 37,97 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,2 juta kali.

Pada penutupan pekan lalu, 355 saham menguat, 235 terkoreksi, dan 203 stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

(del/ins)