UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I 2026

Pertamina | CNN Indonesia
Kamis, 13 Agu 2026 09:45 WIB
(Foto: dok Pertamina)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina (Persero) melanjutkan dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai pameran regional, nasional, dan internasional yang pada semester I tahun 2026 berhasil mencatatkan omzet mencapai Rp8,57 miliar.

Capaian tersebut membuktikan bahwa akses pasar dapat membuka peluang baru bagi pelaku UMKM. Berbagai pameran menjadi ruang untuk memperkenalkan produk, bertemu calon pembeli dan mitra bisnis, membuka jejaring kolaborasi antarUMKM, hingga menguji daya saing produk di pasar yang lebih luas.

Salah satu UMKM yang merasakan manfaat itu adalah Sambal Ning Niniek. Pemiliknya, Sri Wahyuni, mengakui bahwa Pertamina berperan besar dalam perjalanannya, antara lain lewat pelatihan melalui UMK Academy dan kesempatan mengikuti berbagai pameran yang memperbesar kapasitas usahanya dan memperluas jaringan pemasaran.

Terlebih, Sambal Ning Niniek terpilih masuk dalam 30 finalis Pertamina Aggregator 2025, yang menjadi motivasi bagi Sri Wahyuni untuk terus belajar dan mengembangkan usaha.

"Bagi saya, setiap tahap yang kami lalui adalah bagian dari proses untuk terus berkembang. Peran Pertamina dalam perjalanan Sambal Ning Niniek sangat luar biasa. Kami mendapatkan bantuan modal Rp35 juta pada 2023 yang sangat membantu memperkuat operasional dan meningkatkan kapasitas produksi," ujar Sri Wahyuni.

Di balik perjalanan UMKM seperti Sambal Ning Niniek, akses pasar perlu ditopang oleh kesiapan usaha dan produk. Mulai dari legalitas dan sertifikasi, kualitas produk, kemampuan pemasaran hingga pengelolaan bisnis menjadi bagian penting agar UMKM dapat menangkap peluang pasar yang tersedia.

Untuk itu, Pertamina membantu memfasilitasi sertifikasi bagi UMKM binaan. Hingga akhir Juni 2026, sebanyak 2.822 UMKM binaan telah mengantongi sertifikasi, membantu pelaku usaha memenuhi aspek legalitas dan standar produk, dan meningkatkan kepercayaan konsumen sebagai bekal memperluas pasar.

Penguatan kemampuan pelaku usaha juga dilakukan melalui 579 pelatihan yang diselenggarakan melalui Rumah BUMN Pertamina, mencakup pemasaran digital, legalitas, peningkatan kualitas dan daya saing produk, hingga pengelolaan usaha.

Sementara untuk membuka akses pasar, UMKM binaan telah difasilitasi mengikuti 414 pameran berskala regional, nasional hingga internasional, antara lain Food & Hospitality Indonesia, Indonesia International Furniture Expo (IFEX), Indonesia International Motor Show (IIMS), dan INACRAFT 2026.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan dukungan tersebut diarahkan untuk menjadi bekal, serta membuka lebih banyak peluang bagi UMKM dalam mengembangkan usahanya secara mandiri.

"Di balik setiap produk UMKM, ada keringat dan kerja keras. Namun, langkah mereka sering terhenti oleh keterbatasan ruang untuk berkembang. Memahami kondisi ini, Pertamina hadir bukan sekadar memberi pelatihan. Kami membantu UMKM melengkapi sertifikat serta legalitas, membuka akses pasar, memperluas jejaring, dan merangkai peluang baru agar usaha mereka sungguh-sungguh bertumbuh," ujar Baron.

Menurut Baron, momentum Hari UMKM Nasional juga menjadi pengingat bahwa pengembangan UMKM membutuhkan ekosistem yang memungkinkan pelaku usaha terus berkembang. Dalam ekosistem ini, Pertamina mengambil peran sebagai enabler melalui pendampingan, peningkatan kapasitas, sertifikasi, serta pembukaan akses terhadap pasar.

Upaya itu turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Tujuan 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Pengembangan UMKM juga sejalan dengan Asta Cita ketiga melalui penguatan kewirausahaan, industri kreatif, serta penciptaan lapangan kerja berkualitas.

Melalui ekosistem yang semakin terbuka, Pertamina mendorong UMKM bertumbuh menjadi usaha yang lebih kuat, kompetitif, dan mampu memperluas pasar secara mandiri.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK