Genjot Molinas, Prabowo Siapkan Skema Bebas DP-Tukar Tambah

CNN Indonesia
Kamis, 13 Agu 2026 16:40 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyiapkan skema tukar tambah dari motor konvensional ke motor bertenaga listrik guna menggenjot transisi menuju energi terbarukan. (Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan skema tukar tambah dari motor konvensional ke motor listrik nasional (molinas) guna menggenjot transisi menuju energi terbarukan (EBT).

"Tenang saja kita ada skema-skema nanti yang sudah terlanjur punya motor bensin nanti kita pikirkan bagaimana kita bisa, bisa tukar tambah. Kau setor motor yang lama dapat motor baru, ya tambah dikit lah," ujar Prabowo di Peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas), Bekasi, Kamis (13/8).

Selain tukar tambah, Prabowo menyebut pemerintah juga merancang skema penurunan bunga cicilan bagi pembelian motor listrik nasional.

Tak hanya itu, ia juga menyebut pemerintah berupaya menekan biaya Down Payment untuk pembelian motor listrik, bahkan hingga tanpa DP.

Prabowo menyebut dunia hari ini telah beralih dari penggunaan motor konvensional menuju motor listrik. Ia mencontohkan misalnya di Beijing, China yang menerapkan carbon tax, di mana motor bensin dilarang masuk.

Ia pun menyebut bahwa penggunaan motor listrik dapat menekan biaya operasional untuk BBM harian dalam jumlah yang cukup besar.

"Penghematannya minimal 50 persen pengeluaran kalian untuk sehari-hari bergerak itu minimal 50 persen bahkan bisa sampai 70 persen di ujungnya," ucap dia.

Pada saat yang sama, CEO BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan angka pembelian motor listrik di Indonesia masih sangatlah kecil. Padahal, potensinya masih sangat terbuka lebar.

Ia menyebut saat ini ada sekitar 140 juta motor yang ada di Indonesia dengan setiap tahunnya pembeliannya di angka 6 sampai 7 juta motor.

Rosan pun nantinya mengupayakan skema pembelian motor listrik tanpa memerlukan DP guna menggenjot penjualan motor listrik di Indonesia.

Pada Kamis (13/8) hari ini, Prabowo meresmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kegiatan ini disebut menjadi salah satu langkah memperkuat pembangunan industri motor listrik nasional dan mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi.

Molinas akan dikembangkan sebagai ekosistem nasional, bukan sekadar peluncuran satu merek atau satu model kendaraan.

"Ekosistem tersebut akan mencakup pengembangan industri dan manufaktur, komponen dan baterai, infrastruktur charging dan battery swapping, pembiayaan, distribusi, layanan purnajual, hingga penguatan penyerapan pasar," ucap Mensesneg Prasetyo Hadi dalam keterangannya, Kamis (13/8).

Pras menyampaikan PT Len Industri akan berperan sebagai lead integrator untuk mengorkestrasi kolaborasi para pemangku kepentingan dalam pengembangan ekosistem tersebut.

Ia berharap pembangunan ekosistem ini dapat memperkuat hilirisasi industri, meningkatkan kapasitas manufaktur dan rantai pasok dalam negeri, serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja dan keterlibatan UMKM serta koperasi.

"Pada saat yang sama, pengembangan motor listrik akan diarahkan untuk mendukung ketahanan energi melalui pengurangan ketergantungan terhadap BBM dan peningkatan pemanfaatan energi listrik," ujarnya.

(mnf/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK