NOTA KEUANGAN RAPBN 2027

Pemerintah Menargetkan APBN 2027 untuk 8 Program Prioritas Nasional

CNN Indonesia
Jumat, 14 Agu 2026 15:48 WIB
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memfokuskan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2027 untuk delapan program kerja prioritas nasional (PKPN). ( TV Parlemen).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memfokuskan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2027 untuk delapan program kerja prioritas nasional (PKPN).

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI dan Penyampaian RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (14/8).

Prabowo merinci program prioritas tersebut adalah kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan, dan ketahanan terhadap bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan.

"RAPBN tahun 2027 kita fokuskan untuk 8 program kerja prioritas nasional atau PKPN, yaitu kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan, dan ketahanan terhadap bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan," ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan program prioritas nasional itu didukung oleh penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, dan diplomasi ekonomi.

Untuk menjalankannya, Pemerintah merencanakan belanja negara tahun 2027 sebesar Rp4.097,2 triliun. Angka tersebut meningkat dari APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun.

Selain itu, pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.426 triliun yang naik dari Rp3.153,6 triliun di APBN 2026.

"Pembiayaan direncanakan sebesar Rp671,2 triliun dengan defisit sebesar 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan ini akan kita usahakan untuk kita tekan lebih kecil lagi," terangnya.

(sfr/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK