Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Salurkan Bantuan Pangan di Surabaya

Perum Bulog | CNN Indonesia
Jumat, 14 Agu 2026 15:21 WIB
Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, dan Dirut Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyerahkan Bantuan Pangan Pemerintah kepada warga di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, Rabu (12/8). (Foto: Arsip Bulog)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, bersama Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyerahkan Bantuan Pangan Pemerintah kepada warga di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, Rabu (12/8). Penyerahan dilakukan di Kantor Kelurahan Lidah Kulon.

Kehadiran keduanya secara langsung dalam penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk sinergi pemerintah untuk memastikan bantuan pangan diterima masyarakat yang membutuhkan. Pelaksanaan program juga dipastikan berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.

Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima beras sebanyak 30 kilogram. Jumlah tersebut merupakan alokasi untuk tiga bulan yakni Juli, Agustus, dan September 2026, di mana masing-masing bulan mendapat jatah 10 kilogram.

Di Kelurahan Lidah Kulon, tercatat sebanyak 495 PBP dengan total bantuan beras yang disalurkan mencapai 14.850 kilogram. Adapun jumlah PBP di Kota Surabaya secara keseluruhan tercatat 184.313 orang.

Di tingkat Provinsi Jawa Timur, jumlah penerima mencapai 5.690.353 PBP. Secara nasional, Bantuan Pangan beras dialokasikan kepada sekitar 33,24 juta PBP dengan total beras sekitar 997,2 ribu ton.

Mentan Amran mengatakan, penyaluran Bantuan Pangan merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapat dukungan pangan. Ia menegaskan target penyaluran dilakukan secepat mungkin.

"Ini adalah arahan Bapak Presiden agar bantuan beras pemerintah dapat diterima oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Targetnya bantuan ini dapat disalurkan secepatnya dan sampai kepada masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8).

Ia menambahkan, dengan stok beras yang melimpah, penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian Presiden kepada rakyat Indonesia. Amran menyebut Surabaya menjadi lokasi kedua penyaluran Bantuan Pangan setelah sebelumnya dilaksanakan di Alor, Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, kehadiran pemerintah secara langsung di lapangan diharapkan dapat memastikan program berjalan sesuai tujuan. Bantuan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.

Sementara itu, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan Bulog siap menjalankan penugasan pemerintah secara optimal sebagai operator utama program Bantuan Pangan. Ia menyebut kehadiran langsung di Surabaya menjadi bagian dari komitmen memastikan bantuan sampai ke masyarakat.

"Program Bantuan Pangan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi. Hari ini kami bersama Kepala Bapanas hadir langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Surabaya," tutur dia.

Ia menambahkan, pihaknya menjalankan peran mulai dari penyediaan stok, pengelolaan logistik, hingga pendistribusian beras kepada PBP. Peran tersebut dijalankan dengan memanfaatkan jaringan Bulog di seluruh Indonesia.

Dengan stok beras nasional yang memadai, Rizal menegaskan Bulog siap mendukung penuh arahan Presiden agar bantuan pangan segera disalurkan secara tepat sasaran dan tepat waktu. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

"Dengan stok beras nasional yang sangat memadai, Bulog siap mendukung penuh arahan Bapak Presiden agar bantuan pangan dapat segera disalurkan secara tepat sasaran dan tepat waktu kepada masyarakat di seluruh Indonesia," tutupnya.

(rir)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK