RI dan Irlandia Makin Mesra, Jajaki Pengembangan Kerja Sama Teknologi

CNN Indonesia
Jumat, 04 Sep 2026 14:57 WIB
Penandatanganan Letter of Intent (LoI) Dialog Strategis Penguatan Kerja Sama Perdagangan dan Investasi Bilateral dilakukan oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edi Prio Pambudi dan
Indonesia dan Irlandia menandatangani LoI untuk memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi di sektor teknologi, energi, kesehatan, dan aviasi. (Foto: CNN Indonesia/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Indonesia dan Irlandia mempererat hubungan diplomatik kedua negara yang telah menginjak tahun ke-42 melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) Dialog Strategis Penguatan Kerja Sama Perdagangan dan Investasi Bilateral.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edi Prio Pambudi dan Duta Besar Irlandia untuk Indonesia Sharon Lennon di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (4/9).

Edi mengatakan dialog tersebut membahas berbagai bidang yang memiliki potensi kuat untuk menghasilkan kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Khususnya teknologi digital dan kecerdasan artifisial, energi terbarukan dan teknologi bersih, pembiayaan berkelanjutan, agri-food dan nutrisi, farmasi dan layanan kesehatan, serta penerbangan dan jasa terkait," ujarnya kepada wartawan.

Irlandia dikenal sebagai salah satu pusat teknologi digital terkemuka di Eropa sekaligus basis regional bagi perusahaan global seperti Google, Meta, dan Microsoft. Selain itu, Irlandia juga merupakan pusat industri farmasi dan biofarmasi dunia.

Menurut Edi, RI dan Irlandia bisa saling melengkapi. Indonesia menawarkan pasar yang besar serta kapasitas industri yang kuat.

"Indonesia menawarkan pasar yang besar dan terus berkembang, kapasitas industri yang semakin kuat, serta berbagai peluang investasi," ujarnya.

Sementara itu, kata dia, Irlandia memiliki keunggulan dalam teknologi, keahlian, serta jejaring bisnis internasional yang dapat memberikan nilai tambah bagi kerjasama kedua negara. Irlandia juga unggul soal lisensi penerbangan terbesar di dunia.

Ia menilai perusahaan penerbangan di Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan bisnis dan perawatan guna menguntungkan sektor aviasi dalam negeri.

Selain itu, pemerintah juga mendorong agar perjanjian penghindaran pajak berganda (double taxation agreement) antara Indonesia dan Irlandia dapat segera direalisasikan.

"Kita berharap ini segera bisa diselesaikan karena ini menjadi jalan yang paling baik untuk bisa mengefisienkan hubungan dagang antara Indonesia dengan Irlandia termasuk juga memfasilitasi berbagai macam kepentingan bisnis," ujar Edi.

Sementara itu, Duta Besar Irlandia untuk Indonesia Sharon Lennon memandang penandatanganan LoI ini merupakan sebuah permulaan bagi kedua negara.

Ia menegaskan kesepakatan ini harus dapat memberikan manfaat nyata bagi pemerintah, pelaku bisnis, dan yang terpenting adalah rakyat Irlandia, Uni Eropa, serta masyarakat Indonesia.

"Kami telah melakukan pembicaraan yang sangat berfokus pada hasil mengenai sejumlah bidang, di mana kami akan membawa keahlian jangka panjang Irlandia untuk memenuhi inovasi dan ambisi Indonesia," ujar Sharon.

[Gambas:Youtube]

(dhz/pta)