Purbaya soal RI Banyak Bencana: Kita Berdoa

CNN Indonesia
Selasa, 08 Sep 2026 10:07 WIB
Purbaya ikut bersuara soal Indonesia yang belakangan ini sedang banyak dilanda bencana seperti karhutla, gempa bumi, dan erupsi gunung berapi. (Foto: CNN Indonesia/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ikut bersuara soal Indonesia yang belakangan ini sedang banyak dilanda bencana seperti kebakaran hutan, gempa bumi, dan erupsi gunung berapi.

Purbaya mengajak masyarakat perbanyak doa agar Indonesia bisa terhindar dari bencana.

"Kita kayaknya banyak bencana ya. Lu pada berdoa enggak? Kita semua ke depan berdoa supaya enggak ada bencana lagi. Enggak berhenti-berhenti nih bencana," ujarnya ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9).

Purbaya pun berkelakar bencana yang melanda Indonesia secara bertubi-tubi justru datang ketika kondisi ekonomi Indonesia sudah dipastikan aman.

"Sudah anggaran aman, ekonomi aman, gunung meletus. Sebelumnya ada banjir, terus gempa. Kurang doa kita ya. Doa lu! Lu enggak berdoa ya?" ujarnya sambil tertawa.

Purbaya telah menyiapkan alokasi sebesar Rp5 triliun untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Namun, ia mengatakan sampai saat ini BNPB belum mengajukan tambahan anggaran untuk penanganan sejumlah bencana yang tengah melanda berbagai wilayah di Indonesia.

Purbaya juga menambahkan di BNPB sudah ada anggaran sebesar hampir Rp1 triliun.

"Dia (BNPB) punya hampir Rp1 triliun kan yang ready," ujar Purbaya.

Apabila dana yang bernilai hampir Rp1 triliun tersebut menipis, BNPB dapat mengajukan pencairan dana tambahan hingga batas maksimal Rp5 triliun. Namun, Purbaya menyebut hingga saat ini pengajuan tersebut belum masuk ke Kementerian Keuangan.

"Belum masuk (permintaan tambahan anggaran dari BNPB). Kalau itu tergantung permintaan dari BNPB. Jadi kalau dia minta, kita lihat. Kalau dia minta, ditambah lagi," ujar Purbaya.

Ia menegaskan mekanisme pencairan anggaran untuk penanggulangan bencana memiliki pendekatan yang berbeda dari yang biasanya. Dana penanganan bencana akan dicairkan semaksimal mungkin agar dapat mengurangi penderitaan di masyarakat.

"Jadi kalau untuk bencana treatment-nya beda untuk mengurangi penderitaan yang dialami oleh masyarakat kita. Kita akan usahakan semaksimal mungkin, jadi enggak usah khawatir untuk anggaran bencana," ujar Purbaya.

(dhz/pta)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK