Purbaya Ungkap Modal Asing Masuk Rp141,6 T hingga September
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan aliran modal masuk (capital inflow) ke pasar keuangan Indonesia mencapai Rp141,6 triliun hingga 11 September 2026.
Menurut Purbaya, derasnya aliran modal masuk tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap Indonesia.
Hal itu juga tercermin dari penguatan rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) yang semakin kompetitif.
"Tekanan pasar keuangan semakin mereda seiring dengan meningkatnya market confidence," ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan DPD RI, Senin (14/9).
"Hal ini terefleksi pada apresiasi nilai tukar rupiah, penguatan IHSG dan yield SBN yang makin kompetitif," lanjutnya.
Purbaya mencatat rupiah berada di level Rp17.600 per dolar AS pada 11 September 2026. Posisi tersebut menguat dibandingkan level terlemah rupiah tahun ini yang mencapai Rp18.171 per dolar AS pada 8 Juni 2026.
Di pasar saham, IHSG berada di level 6.541. Posisi tersebut juga jauh lebih tinggi dibandingkan titik terendah IHSG tahun ini yang berada di level 5.342.
Sementara itu, yield SBN tenor 10 tahun berada di level 7,10 persen. Imbal hasil tersebut lebih rendah atau lebih kompetitif dibandingkan posisi tertingginya tahun ini yang sempat mencapai 7,39 persen pada 11 Juni 2026.
(lau/sfr)