Prabowo Klaim Bakal Investasi Besar-besaran Bakal Masuk RI

CNN Indonesia
Kamis, 17 Sep 2026 13:50 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengklaim Indonesia akan kembali kedatangan investasi dalam jumlah besar dalam beberapa pekan ke depan. (Tangkapan Layar Youtube TVR Parlemen).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto mengklaim Indonesia akan kembali kedatangan investasi dalam jumlah besar dalam beberapa pekan ke depan.

Ia mengatakan keyakinan tersebut didasarkan pada pertemuannya dengan sejumlah pelaku usaha besar dunia serta indikator ekonomi yang dinilai menunjukkan fundamental Indonesia tetap kuat.

"Ini beberapa minggu ke depannya, tunggu saja, akan ada investasi besar-besaran masuk ke Indonesia. Akan besar-besaran," ujar Prabowo dalam program Presiden Prabowo Menjawab, Rabu (16/9).

Prabowo mengatakan realisasi investasi hingga Juni 2026 telah mencapai Rp1.010 triliun.

Menurut Prabowo, angka tersebut menunjukkan aktivitas investasi masih berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Ia juga menyebut realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp1.931 triliun. Investasi tersebut, kata Prabowo, turut berkontribusi terhadap pembukaan lapangan kerja.

Sepanjang 2025, pemerintah mencatat sekitar 2,7 juta lapangan kerja baru. Sementara hingga 2026 berjalan, jumlah lapangan kerja yang telah dibuka disebut mencapai sekitar 1,4 juta.

Prabowo menegaskan angka tersebut merupakan hasil aktivitas investasi yang masuk ke Indonesia, bukan berasal dari program pemerintah.

Menurut Prabowo, keyakinan akan adanya investasi besar dalam beberapa pekan mendatang juga didasarkan pada pertemuannya dengan sejumlah pelaku usaha besar dunia.

Ia mengatakan para investor tersebut melihat kondisi fundamental ekonomi Indonesia sebagai salah satu pertimbangan untuk menanamkan modal.

"Saya sudah ketemu pemain-pemain besar di dunia, mereka datang ke Indonesia, mereka tahu fundamental ekonomi kita kuat dan aman," ujarnya.

Selain investasi, Prabowo menyoroti sejumlah indikator makroekonomi Indonesia yang menurutnya menjadi dasar kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional.

Ia menyebut inflasi Indonesia berada pada level rendah, sementara rasio utang dan defisit dinilai masih terkendali. Prabowo mencatat inflasi berada di angka 2,92 persen.

"Ekonomi kita bagus. Inflasi kita salah satu terendah di dunia. 2,92 persen. Anda bayangkan," ujar Prabowo.

Prabowo juga membandingkan posisi defisit Indonesia dengan sejumlah negara lain. Ia menyebut defisit Indonesia masih di bawah 3 persen, sedangkan Filipina sekitar 6 persen, India 4,6 persen, dan Prancis 5,4 persen.

"Semua orang percaya sama Indonesia, makanya mereka mau datang ke Indonesia. Saya sangat optimistis," ujarnya.

Ia mengatakan kondisi ekonomi tersebut menjadi salah satu alasan yang membuat Indonesia tetap menarik bagi investor di tengah gejolak ekonomi global.

Prabowo juga berbicara mengenai prospek ekonomi Indonesia dalam jangka panjang. Ia merujuk pada proyeksi Goldman Sachs yang memperkirakan Indonesia dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2050.

"Semua dunia yakin Indonesia akan menjadi ekonomi ke-6, ke-5, ke-4. Dunia. Dalam tahun 2050, which is 25 tahun ke depan," ujar Prabowo.

Dengan prospek tersebut, Prabowo mengatakan pemerintah akan terus menjaga kondisi ekonomi sekaligus mendorong masuknya investasi ke Indonesia.

Ia menilai arus investasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di dalam negeri.

(sfr/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK