Bahlil Ungkap Nasib BBM RI saat Minyak Dunia Tembus US$100 per Barel

CNN Indonesia
Kamis, 17 Sep 2026 19:03 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan harga minyak dunia di atas US$100 per barel akan berdampak pada harga BBM nonsubsidi. (CNN Indonesia/Dela Naufalia).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan harga minyak dunia di atas US$100 per barel akan berdampak pada harga BBM nonsubsidi.

"Ya kita tahu bahwa harga dunia sekarang kan lagi, tidak dalam kondisi baik-baik saja. Sekarang sudah mencapai 100 lebih, 100 dolar lebih per barel. Jadi pasti berdampak pada harga nasional," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (17/9).

Bahlil menyebut pemerintah takkan meningkatkan harga BBM subsidi.

Karenanya, Bahlil meminta kepada masyarakat yang mampu untuk tetap menggunakan BBM nonsubsidi.

"Tapi maksud saya adalah, saudara-saudara kita yang mampu, yang memakai mobil bagus, ya tolonglah, subsidi ini kan untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," ujarnya.

Harga minyak dunia sendiri masih berada di atas US$100 per barel. Pada Jumat (11/9), harga minyak Brent naik sekitar 1 persen menjadi US$108,68 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) naik sekitar 1 persen menjadi US$103,45 per barel.

Kedua harga acuan tersebut sebelumnya melonjak lebih dari 6 persen pada perdagangan Kamis (10/9). Secara mingguan, harga Brent dan WTI masing-masing telah naik hampir 13 persen.

Terpisah, PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamina Dex tetap ditetapkan sesuai formula yang ditentukan pemerintah.

Kepastian itu disampaikan di tengah dinamika sejumlah parameter pembentuk harga BBM, terutama harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang masih mengalami fluktuasi.

VP Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan perusahaan mengikuti kebijakan pemerintah dalam menetapkan harga BBM, baik untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi.

"Pertamina Patra Niaga mengikuti kebijakan Pemerintah dalam penetapan harga BBM.

Meskipun terdapat fluktuasi pada sejumlah parameter pembentuk harga, seperti harga minyak dunia dan nilai tukar, untuk BBM subsidi sesuai arahan Pemerintah tidak ada kenaikan harga hingga akhir 2026," ujar Kitty dalam keterangan resmi, Sabtu (12/9).

(mnf/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK