Amran Titahkan Bulog Gelontorkan 300 Ribu Ton Beras Premium ke Ritel

CNN Indonesia
Selasa, 22 Sep 2026 04:30 WIB
Mentan Amran memerintahkan Perum Bulog menambah pasokan beras premium ke ritel modern hingga 300 ribu ton untuk mengisi kekosongan stok. (CNN Indonesia/Dela Naufalia Fitriyani).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pertanian (Mentan) merangkap Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memerintahkan Perum Bulog menambah pasokan beras premium ke ritel modern hingga 300 ribu ton untuk mengisi kekosongan stok.

Jumlah tersebut disebut dapat ditambah hingga tiga kali lipat jika diperlukan.

"Sudahlah kalau 200 (ribu ton), 300 ribu (ton), (Bulog) berasnya banyak. Ya, kamu aja sampaikan bahwa diperintahkan, tulis judulnya, Menteri Pertanian memerintahkan Bulog sebagai Kepala Bapanas, 300 ribu bila perlu kali tiga," ujar Amran dalam konferensi pers di kediamannya, Jakarta Selatan, Senin (21/9).

Amran mengatakan langkah tersebut dilakukan karena stok beras pemerintah masih tersedia dalam jumlah besar. Ia menyebut stok beras saat ini sekitar 4,6 juta hingga 5 juta ton dan pemerintah juga telah menyiapkan kapasitas gudang hingga 2 juta ton.

"Kami sudah perintahkan Bulog. Berasnya banyak, kurang lebih 5 juta ton, 4,6 (juta ton) hari ini. Kita sewa gudang 2 juta ton. Udah, kita kirim. Beras aman," ujarnya.

Menurut Amran, kondisi yang terjadi bukan kelangkaan beras secara umum, melainkan kekosongan beras premium di sejumlah ritel. Ia juga menyinggung persoalan beras fortifikasi yang sebelumnya ditemukan tidak sesuai ketentuan.

"Enggak ada fortifikasi. Premium. Terus kalau tidak ada premium, yang nakal-nakal dulu tuh. Padahal berasnya sama," kata Amran.

Di sisi lain, Amran mengatakan program penyaluran beras Bulog ke ritel akan tetap berjalan. Ia juga memastikan rencana peluncuran beras medium Bulog dengan merek Beras Kita tetap sesuai jadwal.

"Jalan terus (penyaluran beras Bulog ke ritel). Berasnya banyak, stoknya banyak," ujar Amran.

Sebelumnya, Bulog memang telah menyiapkan pasokan untuk mengisi kekosongan beras premium di ritel modern.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan Bulog akan menyalurkan 110 ribu ton beras ke 10 ritel modern selama satu bulan, terdiri dari 75 ribu ton beras premium dan 35 ribu ton beras medium.

Ritel yang memesan pasokan tersebut antara lain Indomaret, Alfamart, Tip Top, Indogrosir, dan Hero. Untuk beras premium, Bulog menyebut produk yang disalurkan adalah BeeFood dengan harga Rp74.500 per kemasan 5 kilogram.

Penambahan pasokan beras premium dilakukan di tengah temuan pemerintah terhadap 25 merek beras fortifikasi yang bermasalah.

Bapanas sebelumnya menyebut puluhan merek tersebut dimiliki oleh 11 pelaku usaha dan bermasalah dalam aspek administrasi, nilai gizi, serta mutu.

Berdasarkan hasil pengawasan hingga pekan pertama September 2026, seluruh merek bermasalah tersebut telah menghentikan produksi. Sebanyak 12 merek telah menarik stok dari peredaran, sementara sisanya masih dalam proses penarikan.

Pengawasan Bapanas pada Juli-Agustus 2026 dilakukan di 11 provinsi dengan mengambil 190 sampel beras fortifikasi yang mewakili 27 nama dagang. Dari hasil pengujian, Bapanas sebelumnya menemukan adanya produk dengan nilai gizi yang tidak sesuai dengan klaim pada label serta produk yang tidak memiliki izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT).

(del/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK