PKET Beber Kompetensi SDM Prioritas Industri Hijau 5 Tahun ke Depan
Chairman Pusat Keterampilan Energi Terbarukan (PKET) Sim Budiman Setiawan membeberkan sejumlah kompetensi yang harus dimiliki oleh sumber daya manusia (SDM) Indonesia di industri hijau dalam lima tahun ke depan.
Budiman mengatakan dalam lima tahun ke depan Indonesia harus mampu membangun integrated green work force, di mana di sini SDM mampu mendesain, mengembangkan, mengintegrasikan, mengoperasikan, dan memelihara teknologi industri hijau.
Budiman mencontohkan kendaraan listrik dan industri rendah karbon harus didukung sistem energi yang semakin bersih dan reliable.
"Itu dibutuhkan kompetensi renewable energy. Ada baterai, energy storage system, smart grid power elektronic, energy management system, dan tentunya charging infrastructure," ujarnya dalam acara Evolution Indonesia Forum 2026, Rabu (30/9).
Lihat Juga : |
Berikutnya, SDM juga harus memahami mengenai baterai di kendaraan listrik yang merupakan bagian dari industri hijau.
Menurut Budiman, saat ini kompetensi SDM di Indonesia masih lebih banyak hanya melakukan assembling atau perakitan, bukan produksi langusng.
Ia berharap SDM di Indonesia bisa membuat baterai sel sendiri dalam lima tahun ke depan.
Kompetensi berikutnya yang dibutuhkan adalah dalam hal melakukan maintenance pada kendaraan listrik itu sendiri.
"Sistem energi masa depan harus bisa dikontrol karena kita ketahui bersama EV ini menggunakan IoT, sensor data, AI, fiber security, dan juga energi manajemen sistem," ujar Budiman.
Bila sederet kompetensi SDM itu dipenuhi, Budiman berharap Indonesia bisa menghasilkan produk lokal untuk kebutuhan produksi kendaraan listrik.
Evolution Forum bisa disaksikan di laman Youtube CNN Indonesia dan live streaming di CNNIndonesia.com. Forum terdiri dari dua sesi. Sesi pertama menghadirkan pembicara yakni:
1. Patia J Monangdo - Pembina Industri Ahli Muda / Ketua Tim Kerja Industri Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) pada Direktorat Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian
2. Handojo K Setyadi - President Direktor PT Pollux Hotels Group Tbk
3. Suzanty Sitorus - Executive Director ViriyaENB
4. Sim Budiman Setiawan - Chairman Pusat Keterampilan Energi Terbarukan (PKET)
Sementara sesi kedua membahas perkembangan kendaraan listrik, biofuel, kendaraan komersial rendah emisi, serta kebijakan pemerintah dalam mempercepat transformasi transportasi hijau di Indonesia.
Diskusi akan mengeksplorasi bagaimana pengembangan sumber energi, inovasi teknologi kendaraan, kesiapan industri, infrastruktur, dan kebijakan dapat saling terhubung dalam membangun ekosistem mobilitas rendah emisi yang semakin luas.
(dhz/sfr)