10 Wanita Berpengaruh di Bisnis Asia versi Fortune 2026, Bos DBS Juara

CNN Indonesia
Rabu, 07 Okt 2026 13:32 WIB
Fortune kembali merilis daftar tahunan "100 Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2026". CEO DBS Tan Shu Shan menempati peringkat pertama. (Arsip DBS).
Jakarta, CNN Indonesia --

Fortune kembali merilis daftar tahunan "100 Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2026". Ratusan perempuan yang berada pada daftar bergengsi itu dianggap memiliki kepemimpinan, kinerja, dan pengaruh yang turut membentuk masa depan ekonomi di kawasan.

Dilansir dari laman Fortune, tahun ini, CEO DBS Tan Shu Shan lagi-lagi menempati posisi pertama seperti tahun lalu. Lalu, CEO Luxshare Precision Industry Grace Wang mengekor di posisi kedua.

Kemudian, Pendiri dan Ketua Lens Technology Zhou Qunfei melesat 25 peringkat ke posisi ketiga. Hal ini mencerminkan semakin besarnya peran teknologi dalam perkembangan ekonomi Asia di mana tahun ini ada 16 perempuan dari sektor tersebut di daftar itu, khususnya di bidang perangkat keras, elektronik, dan manufaktur canggih.

Selain teknologi, sektor perbankan juga masih berkontribusi cukup besar dengan 14 perempuan dari bisnis tersebut.

Keberlanjutan dan perubahan dalam kepemimpinan korporasi di Asia juga terlihat dari daftar tersebut. Terbukti, dari 100 penerima penghargaan, 76 di antaranya kembali masuk dari daftar tahun lalu. Adapun, 24 lainnya merupakan pendatang baru.

Berdasarkan asal negara, dari 14 pasar di Asia, China daratan menyumbang jumlah penerima penghargaan terbanyak dengan 18 penerima. Kemudian, Hong Kong mengekor dengan 16 penerima dan Singapura 12 penerima.

Sementara itu, ada tiga pebisnis wanita dari Indonesia yang masuk dalam lis yakni CEO Injourney Maya Watono (peringkat ke-83), CEO Hartadinata Abadi Sandra Sunanto (peringkat ke-86), dan Direktur Utama PT Kalbe Farma Bernadette Ruth Irawati Setiady (peringkat ke-94).

Daftar tersebut juga mencakup wilayah Makau, Thailand, India, Jepang, Australia, Vietnam, Malaysia, Korea Selatan, Filipina, dan Taiwan.

Fortune mempertimbangkan sejumlah variabel dalam memasukkan pebisnis perempuan dalam daftar tersebut.

Beberapa hal yang dipertimbangkan adalah skala dan kinerja bisnis yang dijalankan, inovasi, pengaruh, lintasan karir, hingga dampak terhadap perubahan.

Seleksi tersebut bersifat editorial dan berbasis data. Media bisnis global itu mengacu pada pengajuan publik, pengungkapan perusahaan, pelaporan independen, dan nominasi-baik internal maupun eksternal.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, evaluasi kami menekankan skala dan kesehatan perusahaan, momentum karier, pengaruh, inovasi, dan kontribusi terhadap dampak sosial; penempatan akhir mencerminkan pengaruh saat ini dan lintasan masa depan," tulis Fortune.

Berikut daftar 10 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia Bisnis Asia versi Fortune 2026.

1. CEO DBS Group Tan Su Shan (Singapura)
2. CEO Luxshare Precision Industry Grace Wang (China)
3. Ketua Lens Technology Zhou Qunfei (China)
4. Wakil Ketua, Ketua Bergilir, dan CFO Huawei Meng Wanzhou (China)
5. CEO Hong Kong Exchanges and Clearing Bonnie Y Chan (Hong Kong)
6. CEO Grup AS Watson Malina Ngai (Hong Kong)
7. Presiden Xpeng Motors Wang Fengying (China)
8. Ketua HCLTech Roshni Nadar Malhotra (India)
9. CEO JAL Group Mitsuko Tottori (Jepang)
10. CEO Yum China Joey Wat (China)

[Gambas:Video CNN]

(sfr/ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK