Bahlil Buka-bukaan soal Gaji Rangkap Jabatan di 2 Kementerian

CNN Indonesia
Rabu, 07 Okt 2026 16:48 WIB
Menteri Bahlil buka-bukaan terkait gaji yang ia terima saat dipercaya menjabat dua posisi, yakni Kementerian ESDM dan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Enerigi. (FOTO:CNN Indonesia/Laurent Nabila Zahra Tanjung).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan dirinya hanya menerima satu gaji meski saat ini mengemban dua jabatan menteri.

Bahlil mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran setelah dirinya ditunjuk mengisi jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus tetap menjabat sebagai Menteri ESDM.

"Saya mengatakan bahwa dengan penambahan Menko baru ini bukan berarti kita harus melakukan pemborosan. Saya enggak mau, saya tipe saya bukan seperti itu," ujar Bahlil saat ditemui di sela acara Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, Rabu (7/10).

Ia menjelaskan operasional Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi menggunakan anggaran Kementerian ESDM.

"Jadi kami sudah menyampaikan bahwa Menko Hilirisasi ini karena menterinya satu, jadi kita memakai anggaran dari Kementerian ESDM. Tidak ada Menko, nanti di situ dibagi," jelasnya.

Bahlil kemudian menegaskan dirinya hanya menerima satu gaji meski memegang dua jabatan menteri.

"Yang kedua, gajinya juga satu aja. Sekalipun dua Perpres, gajinya satu aja," tegasnya.

Ia menjelaskan operasional Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi juga menggunakan anggaran Kementerian ESDM. Dengan demikian, kementerian koordinator baru tersebut tidak memiliki alokasi anggaran terpisah.

Bahlil juga mengungkapkan penghasilan dan dana operasional yang diterimanya sebagai menteri selama ini rutin disisihkan untuk kegiatan sosial.

"Dan memang secara kebetulan saya sejak menjadi menteri, insya Allah saya dari gaji saya maupun dari dana operasional saya selalu saya sisihkan semuanya untuk kepada saudara-saudara saya yang berhak untuk saya bantu. Ada di yang teman-teman kan aktivis kan banyak ya, adik-adik saya kan banyak. Jadi itu saya kasih ke situ, kemudian yang membutuhkan, ya," jelasnya.

Menurut Bahlil, dari sisi penganggaran, Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi juga tidak memiliki Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tersendiri. Administrasi dan kegiatan koordinasi tetap menggunakan DIPA Kementerian ESDM.

"DIPA-nya juga cuma DIPA satu, DIPA Menteri ESDM. Ruang lingkup koordinasinya aja yang berbeda, kira-kira begitu. Jadi jangan sampai media bilang ini karena menambah kementerian, pemborosan uang negara, enggak ada," tambahnya.

Bahlil mengatakan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi nantinya berfungsi melakukan sinkronisasi program antarkementerian untuk mempercepat hilirisasi dan menjaga kedaulatan energi nasional.

Koordinasi tersebut mencakup Kementerian ESDM, Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Kementerian Perindustrian, serta sejumlah kementerian lainnya.

"Nah, Kementerian Menko Hilirisasi ini akan melakukan sinkronisasi program antara Kementerian Investasi, Kementerian Perindustrian, Kementerian ESDM, dan beberapa kementerian lain yang bisa kita melakukan sinkronisasi agar kemudian bisa melakukan percepatan," tandas Bahlil.

(lau/ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK