Bawa Teknologi Berbasis AI, Hospital Expo ke-38 Digelar 7-10 Oktober

PT OSI | CNN Indonesia
Kamis, 08 Okt 2026 09:13 WIB
(Foto: Arsip PT OSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia International Hospital Expo (Hospital Expo) ke-38 siap digelar pada 7-10 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang. Ajang yang diikuti lebih dari 600 perusahaan dan institusi ini juga akan memamerkan sedikitnya tiga peranti kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI).

Peranti pertama, adalah Dental Chair with AI yang dapat dioperasikan dengan suara. Kedua, AI-Based Cardiovascular Risk Assessment sebagai teknologi AI dengan pendekatan oculomics, yakni analisis foto retina untuk membantu mendeteksi risiko penyakit secara noninvasif, cepat, dan tanpa radiasi.

Ketiga, Robotic-Assisted Arthroplasty System, yaitu teknologi navigasi dan sistem bedah robotik genggam canggih yang membantu dokter ortopedi melakukan operasi penggantian sendi lutut, baik total maupun parsial, dengan sangat presisi.

Kehadiran alat-alat yang menyediakan solusi presisi dan minim invasif itu sejalan dengan topik "Rumah Sakit Tumbuh dan Tangguh di Era Kecerdasan Artifisial" yang diangkat dalam Seminar Nasional Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) ke-22, Seminar Tahunan Patient Safety ke-20, dan Hospital Expo ke-38 yang diselenggarakan secara paralel.

Direktur Marketing & Finance PT Okta Sejahtera Insani selaku penyelenggara Hospital Expo, Yudha Imam Sutedja menyampaikan bahwa sampai saat ini, Hospital Expo merupakan ajang pameran penunjang industri rumah sakit terbesar di Asia Tenggara.

"Berbagai alat kesehatan dengan teknologi terkini, termasuk yang mengimplementasikan AI, akan dipamerkan dalam Hospital Expo ke-38, pameran yang berfokus pada berbagai produk industri alat kesehatan dan kebutuhan rumah sakit," kata Yudha.

Pameran ini menghadirkan beragam produk alat kesehatan dan kebutuhan rumah sakit, mulai dari industri ambulans, tempat tidur pasien, pakaian medis, bahan habis pakai, gas medis, reagen laboratorium, hingga perlengkapan sekali pakai dan darurat.

Untuk fasilitas medis, hadir peralatan anestesi, kecantikan, laboratorium, gigi, diagnosis, endoskopi, bronkoskopi, THT, oftalmik, hemodialisis, ortopedi, bedah, fisioterapi, radiologi, pernapasan, sterilisasi, serta monitor pusat pasien.

Ajang ini juga menampilkan bidang farmasi, pengobatan tradisional, hingga solusi operasional seperti arsitektur bangunan, sistem informasi rumah sakit, dapur, binatu, pemeliharaan alat, pengolahan limbah dan air, sertifikasi manajemen mutu, hingga layanan medis, pendidikan, pelatihan, serta publikasi.

Yudha menambahkan, Hospital Expo turut menjadi jembatan pertemuan strategis antara para profesional, produsen, dan penyedia layanan kesehatan dari dalam dan luar negeri untuk saling memperkenalkan inovasi masing-masing.

"Hospital Expo juga mendorong para pelaku industri untuk terus mengikuti perkembangan teknologi, dan menjawab tantangan sektor kesehatan," ujarnya.

Pada ajang tahun ini, perusahaan lokal mendominasi komposisi peserta sebanyak 66 persen. Sebanyak 34 persen sisanya berasal dari Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, Kanada, Malaysia, India, Thailand, Pakistan, hingga Singapura.

Yudha menargetkan jumlah pengunjung mencapai lebih dari 15.000 orang per hari, khususnya dari kalangan rumah sakit peserta rangkaian kegiatan Seminar Nasional PERSI, para pemangku kepentingan dan tenaga kesehatan rumah sakit, pelaku industri medis, serta masyarakat umum yang peduli kesehatan.

Menurutnya, Hospital Expo adalah momentum bagi seluruh pihak dalam dunia alat kesehatan untuk membangun dan memperluas jaringan kemitraan bisnis bersama distributor lokal maupun mancanegara.

"Selain itu, pameran menjadi panggung untuk memperkenalkan berbagai inovasi teknologi, keunggulan produk, dan solusi medis terbaru kepada cakupan pasar yang jauh lebih luas," kata Yudha.

Agenda Hospital Expo ke-38

Bagi masyarakat umum, Hospital Expo dapat menjadi kesempatan untuk menyerap edukasi langsung dari para ahli, serta menemukan referensi dan produk alat kesehatan terbaru.

Terlebih, Hospital Expo juga menyediakan berbagai pemeriksaan gratis, mencakup gula darah, tekanan darah, lemak tubuh, golongan darah, osteoporosis, kolesterol, asam urat, liver scan, USG, EKG, HbA1c, komposisi tubuh hingga indeks massa tubuh, dilengkapi kegiatan donor darah oleh PMI Provinsi Banten.

Agenda penting lainnya adalah Hospital Expo Talkshow yang terbagi dalam beberapa sesi. Sesi pertama yakni bedah buku "Nico Lumenta, Dokter dan Karateka: Perintis dan Penggerak Keselamatan Pasien di Indonesia" bersama dr. Nico A. Lumenta pada Rabu (7/10) pukul 13.00 WIB.

Sesi kedua, adalah bincang-bincang "Dokter Bedah, Perintis Seni Melukis dengan Robotik" bersama dr. Andre Setiawan Suryadi yang juga seorang seniman, pada Kamis (8/10) pukul 13.00 WIB.

Sesi ketiga, yaitu talkshow "Bongkar Rahasia Kesehatan Reproduksi" bersama dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Boyke Dian Nugraha pada Jumat (9/10) pukul 10.00 WIB.

Sesi keempat, peluncuran buku "Sehat Itu Murah" cetakan ke-14 dan talkshow "Serangan Jantung, Bagaimana Dicegah" bersama motivator kesehatan dan penulis dr. Handrawan Nadesul pada Sabtu (10/10) pukul 09.00 WIB.

Hospital Expo ke-38 dilengkapi dengan area food court dan toko merchandise resmi. Registrasi dapat dilakukan melalui tautan https://tinyurl.com/reghospex2026 dengan membayar tiket masuk sebesar Rp10 ribu.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK