Rosan: 75 Persen Investasi Hilirisasi Ada di Luar Pulau Jawa

CNN Indonesia
Kamis, 08 Okt 2026 11:53 WIB
Rosan Roeslani di acara peluncuran Motor Listrik Nasional Beserta Ekosistem Pendukung, Bekasi, (13/8)
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan sekitar 75 persen investasi di sektor hilirisasi berada di luar Jawa. (Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengungkapkan sekitar 75 persen investasi di sektor hilirisasi berada di luar Jawa.

"Kalau kita lihat kebanyakan justru investasi di bidang hilirisasi ini 75 persen berada di luar Jawa," ujar Rosan dalam Investor Daily Summit 2026, Rabu (7/10).

Rosan mengatakan investasi hilirisasi yang masuk ke Indonesia saat ini berkontribusi sekitar 30 persen dari total investasi. Meski demikian, investasi tersebut masih didominasi oleh sektor mineral.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kontribusi dari investasi ini terus meningkat. Kalau dulu di level 25 persen dari total investasi, sekarang sudah di level 30 persen dari total investasi, close to 30 persen actually come from hilirisasi. Walaupun masih didominasi oleh mineral," kata Rosan.

Menurut Rosan, pemerintah tidak hanya mendorong hilirisasi di sektor mineral, tetapi juga memperluasnya ke sektor perkebunan, kelautan, dan sektor lainnya.

Ia mengatakan nilai investasi di sektor-sektor tersebut tidak selalu sebesar investasi mineral. Namun, dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja dapat lebih besar.

"Karena memang mungkin dari segi investasi angkanya, misalnya contohnya di perkebunan, itu mungkin tidak sebesar di mineral. Tetapi penciptaan atau pekerjaannya itu jauh lebih besar," ujarnya.

Sebagai contoh, Rosan menyebut investasi pengolahan kelapa beserta produk turunannya di Morowali senilai US$100 juta selesai dibangun. Investasi tersebut, sambung Rosan, mampu menciptakan sekitar 10 ribu lapangan kerja.

"Investasinya 100 juta dolar dan sudah selesai di Morowali. Tapi penciptaan atau pekerjaannya sebesar 10 ribu orang," katanya.

Rosan mengatakan pemerintah telah memiliki peta jalan untuk menentukan sektor investasi dan hilirisasi yang akan dikembangkan. Menurutnya, proyek-proyek tersebut akan dipilih secara selektif melalui evaluasi dan asesmen yang komprehensif.

Ia juga menilai hilirisasi nikel menjadi salah satu contoh pengembangan yang sudah mencakup rantai ekosistem secara menyeluruh di Indonesia. Rantai tersebut mencakup pengolahan bijih nikel, anoda, katoda, sel baterai, battery pack, hingga daur ulang baterai.

"Kalau ini sudah the whole ecosystem dari nikel itu sudah ada di kita," ujar Rosan.

[Gambas:Video CNN]

Rosan menambahkan pengembangan hilirisasi telah meningkatkan nilai ekspor produk nikel Indonesia. Ia menyebut ekspor nikel yang pada 2016-2017 sekitar US$3,3 miliar meningkat menjadi US$33 miliar pada 2025.

"Kenaikannya (nilai ekspor nikel) 10 kali lipat dari value added dan industrialisasi yang berjalan. Karena ujungnya hilirisasi itu apa? Ujungnya hilirisasi adalah industrialisasi," terang Rosan.

Lebih lanjut, Rosan mengingatkan, penguatan industri menjadi bagian penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Oleh karena itu, pemerintah akan terus mendorong hilirisasi sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional.

(lil/sfr)