Bulog Sebut Siap Salurkan Bantuan Beras 30 Kg: Tunggu Arahan
Perum Bulog mengungkapkan kesiapannya untuk langsung menyalurkan tambahan bantuan sosial (bansos) pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram per bulan selama tiga bulan kepada 33,2 juta penerima manfaat setelah menerima arahan dari pemerintah.
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan stok beras secara nasional saat ini sangat aman dan mencukupi untuk memasok bantuan pangan beras tersebut.
"Kalau saya secepatnya. Kalau sekarang sudah kami packaging. Sudah kami masukkan ke karung-karung, kemasan-kemasan berasnya, dan siap untuk disalurkan totalnya adalah 996 ribu ton," ujar Rizal saat ditemui di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (8/10).
Rizal menjelaskan Bulog saat ini memegang cadangan stok beras yang melimpah, yakni mencapai 4,5 juta ton. Sementara untuk memenuhi kebutuhan penyaluran bantuan pangan selama tiga bulan itu, volume yang diperlukan berada di bawah 1 juta ton.
"Jadi kalaupun nanti harus diserahkan yang 3 bulan tersebut, itu stok kami masih ada 3 juta ton lebih," tegasnya.
Meski demikian, ia menyebut pelaksanaan penyaluran tersebut saat ini masih menunggu proses administratif lintas kementerian setelah Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) digelar akhir September lalu.
"Nah, namanya rakortas kan itu baru putusan rakortas. Setelah putusan rakortas, itu kan suratnya baru ke Setneg. Dari Setneg nanti prosesnya lari ke Kemenkeu penganggaran. Setelah keluar anggaran dari Kemenkeu, suratnya baru ke Bapanas. Bapanas baru perintahkan ke saya," jelas Rizal.
Rizal memastikan pihaknya tidak akan menunggu lama begitu lampu hijau dari pemerintah pusat resmi diterbitkan. Ia menyebut gudang-gudang Bulog dipastikan sudah siap sepenuhnya untuk mendistribusikan beras medium untuk bantuan pangan tersebut.
"Namun pada prinsipnya begitu keluar surat perintah, saya langsung gas. Tinggal nunggu surat perintah kawan-kawan. Sudah siap, sudah ready," tutur Rizal.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas memastikan bantuan pangan untuk masyarakat berpenghasilan rendah akan dimulai pekan ini. Bantuan tersebut adalah 30 kilogram beras untuk tiga bulan yang akan digelontorkan sekaligus.
Zulhas mengatakan bantuan untuk Oktober, November, dan Desember akan disalurkan sekaligus atau dirapel. Adapun jumlah bantuan pang yang tersedia hingga akhir tahun diklaim mencapai 1 juta ton, untuk 33,2 juta penerima yang masuk desil 1 hingga desil 4.
"Sudah. Minggu-minggu ini akan mulai dikirim. Dirapel sekaligus. Dulu biasanya sebulan sekali, ini sekaligus. Jadi Oktober, November, Desember 30 kilo," kata Zulhas di Makassar, Rabu (7/10).
Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir mengenai kepastian bantuan pangan tersebut. Pemerintah memastikan bantuan telah tersedia dan segera disalurkan.
Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyiapkan 1 juta ton beras bersubsidi untuk masyarakat yang tetap membeli beras namun membutuhkan harga yang lebih terjangkau.
"Bagi masyarakat yang bisa membeli tapi tidak keberatan kalau harga naik, maka kita juga sudah putuskan beras bersubsidi sebanyak 1 juta ton, seharga Rp12.500 per kilogram," ungkapnya.
(fln/ins)