Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.899 per Dolar AS Jumat Sore

CNN Indonesia
Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB
. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah ditutup menguat ke level Rp17.899 per dolar AS pada perdagangan Jumat (9/10). Mata uang Garuda naik 16 poin atau 0,09 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Sejumlah mata uang menguat, yakni yuan China naik 0,15 persen, peso Filipina terapresiasi 0,11 persen, ringgit Malaysia menguat 0,11 persen, dolar Singapura naik 0,08 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen.

Sementara itu, yen Jepang melemah 0,28 persen dan won Korea Selatan terdepresiasi 0,01 persen terhadap dolar AS.

Di sisi lain, mata uang utama negara maju kompak menguat terhadap dolar AS. Pound sterling Inggris naik 0,12 persen, dolar Australia menguat 0,30 persen, dolar Kanada terapresiasi 0,01 persen, dan franc Swiss menguat 0,13 persen. Adapun euro Eropa melemah 0,15 persen.

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah ditopang oleh penurunan harga minyak mentah dunia, pelemahan dolar AS, serta turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS.

"Rupiah ditutup menguat ke level Rp17.899 per dolar AS, didukung oleh penurunan harga minyak mentah dunia, pelemahan dolar AS sendiri dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS setelah lelang obligasi tenor 30 tahun mencatat permintaan yang kuat," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Selain faktor eksternal, rupiah juga mendapat dukungan dari data penjualan ritel Indonesia yang mencatat pertumbuhan tertinggi dalam lima bulan terakhir.

"Data penjualan ritel Indonesia yang tumbuh paling tinggi dalam lima bulan terakhir juga ikut mendukung rupiah," ujarnya.

(lau/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK