Pertamina Patra Niaga Kebut Pemulihan Pasokan BBM Bali 24 Jam
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mempercepat pemulihan pasokan BBM di Bali dengan mengoptimalkan pengiriman ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) secara kontinu selama 24 jam.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra NiagaRegional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan pengiriman BBM di atur berdasarkan skala prioritas SPBU dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing lokasi dan lapangan.
"Kami mengoptimalkan pengiriman dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing SPBU serta menjalankan suplai secara kontinu selama 24 jam. Dengan langkah ini, kami berharap proses pemulihan pelayanan BBM kepada masyarakat dan berlangsung lebih cepat," ujar Ahad dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10).
Dari sisi pasokan, Kapal MT Kalsogun yang membawa BBM jenis Pertalite dan Biosolar telah tiba di Fuel terminal (FT) Sanggaran pada Selasa pagi.
Pasokan tersebut ditargetkan mulai disalurkan pada siang hari untuk mendukung pemenuhan kebutuhan BBM di SPBU.
Perseroan juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai dengan kebutuhannya.
Masyarakat juga diminta untuk memperoleh informasi melalui kanal resmi Pertamina.
Perusahaan juga memperkuat pasokan BBM di Bali dengan menjadwalkan kedatangan kapal pengangkut hingga 26.200 kiloliter (KL) pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026.
Adapun rata-rata konsumsi Pertalite di Bali tercatat sekitar 2.200 KL per hari.
Sejumlah titik SPBU di wilayah Bali mengalami antrean panjang sejak Senin (12/10) hingga hari ini.
Hal itu terjadi lantaran terjadi kekosongan stok BBM Pertalite yang mengakibatkan antrean pembeli Pertamax di sejumlah SPBU.
Antrean kendaraan di SPBU mengular dan membuat pihak kepolisian terjun ke lapangan untuk mengantisipasi kemacetan di jalan.
(lil/sfr)