8.000 Kopdes Merah Putih Beroperasi Serentak 15 Oktober
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan ribuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) bakal beroperasi serentak mulai besok, Kamis (15/10).
Pria yang akrab disapa Zulhas itu menyebut pengoperasian bertahap ini diawali dengan pemantauan besar-besaran ke ribuan titik di seluruh wilayah Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa dari target moderat sebanyak 35 ribu unit hingga akhir tahun, sekitar 29 ribu unit di antaranya telah siap dan 8.000 unit menjadi fokus utama pengisian pasokan barang kebutuhan pokok serta barang subsidi pada pekan ini.
"Saudara-saudara, mulai besok kita akan melakukan monitoring, ya, sebenarnya ya ke seluruh apa namanya Kopdes ini. 8.000 dulu pertama," ujar Zulhas dalam konferensi pers di kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (14/10).
Untuk memastikan operasional berjalan lancar, pemerintah melakukan pengawasan massal yang dilakukan oleh perwakilan seluruh kementerian, jajaran Panglima Kodam (Pangdam), gubernur, hingga bupati di seluruh daerah.
"Nah, yang akan berkunjung besok itu seluruh kementerian. Wakil menteri kita sudah bagi tugas. Tapi yang di agak jauh, ya, nanti Pak Panglima ee kita sudah berkirim surat atas arahan Bapak Presiden, nanti Pangdam juga ngecek. Pangdam-pangdam ngecek, kemudian gubernur ngecek, bupati ngecek, agar memastikan koperasi ini bisa berjalan," lanjutnya.
Dalam tahap awal operasional ini, jaringan Kopdes Merah Putih bakal dilengkapi dengan berbagai kebutuhan barang subsidi, seperti pupuk subsidi, gula, minyak goreng, gas LPG, hingga beras SPHP dari Bulog.
Zulhas menerangkan kelengkapan fasilitas operasional Kopdes mencakup sarana transportasi hingga ketersediaan beras subsidi untuk masyarakat.
"Dicek dulu ada nggak mobil truk itu, bener nggak apa omong-omong aja? Ada mobil pick up-nya, pick up-nya nyala nggak, ada mesinnya nggak, bisa jalan apa tidak. Ada bentor dua di situ, ya. Ada berasnya dari Bulog yang SPHP subsidi," tambah Zulhas.
Zulhas menegaskan bahwa proses pengisian dan penyempurnaan fasilitas Kopdes dilakukan secara bertahap mengingat skala proyek yang sangat besar.
Pemerintah menargetkan dalam satu bulan ke depan seluruh kendala lapangan dapat teratasi melalui posko pemantauan 24 jam di Kemenko Pangan.
"Kita akan monitor kegiatan kita selama 1 bulan ini, mana yang sudah bagus, mana yang belum, mana yang ada hambatan. Saya tiap sore akan dapat laporan. Yang nggak bisa ditembus, saya akan turun tangan agar ini bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.
(fln/sfr)