Otorita IKN Raih Investasi Rp3,74 T untuk Hunian ASN-Fasilitas Kota

TIM | CNN Indonesia
Kamis, 15 Okt 2026 23:42 WIB
(Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) proyek hunian aparatur sipil negara (ASN) dan lima investasi swasta dengan nilai total sekitar Rp3,74 triliun.

Kerja sama tersebut mencakup pembangunan delapan tower rumah susun ASN senilai Rp2,62 triliun serta investasi swasta murni sebesar Rp1,11 triliun di berbagai sektor.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan Nusantara tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga melibatkan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), investasi swasta, serta hibah.

"Hari ini kita membuktikan bahwa pembangunan IKN tidak hanya dibiayai oleh APBN. Hari ini juga ada dua KPBU dan lima investasi swasta yang segera akan dimulai pembangunannya," ujar Basuki dalam penandatanganan kerja sama di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) Nusantara, Rabu (14/10).

Pada sektor perumahan, PT Nindya Karya bersama PT Nindya Estate Management menjadi pemrakarsa pembangunan delapan tower rumah susun yang terdiri atas 288 unit dengan luas masing-masing 190 meter persegi.

Sebelumnya, pada 6 Oktober 2026, Otorita IKN juga menandatangani kerja sama pembangunan 109 rumah tapak ASN bersama PT Intiland Development Tbk senilai Rp2,819 triliun.

Sementara itu, lima investasi swasta mencakup pengembangan peternakan ayam terintegrasi oleh PT Berdikari senilai Rp177 miliar, fasilitas komersial dan apartemen Grand Vista Nusantara oleh PT Indonesia Belt Road High Tech Development Park senilai Rp1 triliun, serta investasi di bidang kuliner, mebel, dan sarana olahraga.

Bupati Jepara Witiarso Utomo mengapresiasi kesempatan bagi pelaku usaha daerah untuk terlibat dalam pembangunan IKN. Menurutnya, investasi tersebut membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar.

"IKN ini tidak hanya untuk investasi besar, tetapi investasi kecil, untuk masyarakat kami diterima di IKN," ujarnya.

(asa)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK